Pohon Sengon, Jenis Pohon Unggul Yang Banyak di Minati Masyarakat Untuk Material Konstruksi

Pohon Sengon, Jenis Pohon Unggul Yang Banyak di Minati Masyarakat Untuk Material Konstruksi

Belakangan ini masyarakat kita sedang ramai – ramai untuk membudidayakan pohon sengon dengan begitu besar dan masif. ya pohon sengon. pohon yang memiliki nama latin Albazia Falcataria sedang menjadi primadona tanaman kayu masyarakat indonesia.

Peluang bisnis yang besar dan perawatan yang mudah menjadi dasar para pembisnis kayu. Salah satu kelebihan sengon adalah pertumbuhannya yang cepat dan kegunaannya yang sangat beragam. Dari mulai akar hingga pucuk daun memiliki kegunaan yang tidak kecil bagi kehidupan. Kayunya dapat digunakan sebagai bahan baku pulp kertas, kayu lapis, papan serat, dan lain-lain.

Pohon Sengon

Pengertian Kayu Sengon

Pohon Sengon merupakan jenis tanaman kayu yang sangat baik di tanam di areal hutan rakyat dan merupakan tanaman yang cepat tumbuh karena sengon tidak memerlukan tapak tumbuh yang sulit. Pohon Sengon adalah sejenis pohon anggota suku Fabaceae.

Pohon peneduh dan penghasil kayu ini tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, Cina selatan, dan Indonesia. Sengon juga tidak membutuhkan waktu yang lama dalam pemanenan dan kegiatan pemeliharaannya relatif mudah dan ekonomis.

Habitat Kayu Sengon

Tanaman Sengon dapat tumbuh baik dan optimal pada tanah regosol, aluvial, dan latosol yang bertekstur lempung berpasir atau lempung berdebu dengan kemasaman tanah sekitar pH 6-7. Ketinggian ideal sebagai tempat yang optimal untuk tanaman sengon adalah antara 0 – 800 m dpl. Walaupun demikian tanaman kayu sengon ini masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1500 m di atas permukaan laut.

Pohon kayu sengon sendiri termasuk jenis tanaman tropis, sehingga untuk tumbuhnya memerlukan suhu sekitar 18 ° – 27 °C. Tanaman sengon membutuhkan batas curah hujan minimum yang sesuai, yaitu 15 hari hujan dalam 4 bulan terkering, namun juga tidak terlalu basah, dan memiliki curah hujan tahunan yang berkisar antara 2000 – 4000 mm. Tanaman sengon membutuhkan kelembaban sekitar 50%-75%.

Untuk waktu berbunga dan berbuah, tanaman sengon mulai berbunga sejak umur 3 tahun, mulai berbunganya pada bulan Maret – Juni dan pada bulan Oktober – Desember. Pembuahan pada tanaman sengon terjadi sepanjang tahun terutama bulan Juli – September.

Karakteristik Pohon Sengon

Bentuk batang tanaman kayu sengon memiliki bentuk batang bulat dan tidak berbanir, sedangkan tinggi batang tanaman sengon dapat mencapai 30-45 meter dengan diameter 70 – 80 cm. Kulit luarnya berwarna putih atau kelabu, tidak beralur dan tidak mengelupas.

Tajuk tanaman sengon berbentuk menyerupai payung dengan rimbun daun yang tidak terlalu lebat. Daun sengon tersusun majemuk menyirip ganda dengan anak daunnya kecil-kecil dan mudah rontok. Warna daun sengon hijau pupus, berfungsi untuk memasak makanan dan sekaligus sebagai penyerap nitrogen dan karbon dioksida dari udara bebas.

Pohon Sengon memiliki akar tunggang yang cukup kuat menembus kedalam tanah, akar rambutnya tidak terlalu besar, tidak rimbun dan tidak menonjol kepermukaan tanah. Akar rambutnya berfungsi untuk menyimpan zat nitrogen, oleh karena itu tanah disekitar pohon sengon menjadi subur.

Bunga tanaman sengon tersusun dalam bentuk malai berukuran sekitar 0,5 – 1 cm, berwarna putih kekuning-kuningan dan sedikit berbulu. Setiap kuntum bunga mekar terdiri dari bunga jantan dan bunga betina, dengan cara penyerbukan yang dibantu oleh angin atau serangga.

Buah sengon berbentuk polong, pipih, tipis, dan panjangnya sekitar 6 – 12 cm. Setiap polong buah berisi 15 – 30 biji. Bentuk biji mirip perisai kecil dan jika sudah tua biji akan berwarna coklat kehitaman,agak keras, dan berlilin.

Manfaat Kayu Sengon

Pohon kayu sengon memiliki manfaat dan kegunaan yang serba guna mulai dari daun hingga perakarannya dapat dimanfaatkan untuk beragam keperluan. Bagian yang memberikan manfaat yang paling besar dari pohon sengon adalah batang kayunya.

Dengan harga yang cukup menggiurkan saat ini sengon banyak diusahakan untuk berbagai keperluan dalam bentuk kayu olahan berupa papan papan dengan ukuran tertentu sebagai bahan baku pembuat peti, papan penyekat, pengecoran semen dalam kontruksi, industri korek api, pensil, papan partikel, bahan baku industri pulp kertas dll.

selain batang sengon yang memiliki manfaat, daun sengon juga memiliki kegunaan yang tidak kalah baiknya, sebagaimana famili Mimosaceae lainnya merupakan pakan ternak yang sangat baik dan mengandung protein tinggi. Jenis ternak seperti sapi, kerbau, dfan kambingmenyukai daun sengon tersebut.

Bagian lain dari pohon sengon adalah akar. Sistem perakaran sengon banyak mengandung nodul akar sebagai hasil simbiosis dengan bakteri Rhizobium. Hal ini menguntungkan bagi akar dan sekitarnya. Keberadaan nodul akar dapat membantu porositas tanah dan openyediaan unsur nitrogen dalam tanah.

Dengan demikian pohon sengon dapat membuat tanah disekitarnya menjadi lebih subur. Selanjutnya tanah ini dapat ditanami dengan tanaman palawija sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani penggarapnya.

Demikianlah informasi mengenai tanaman kayu sengon, semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi kita untuk mengetahui pohon kayu sengon lebih dalam lagi. bagi anda yang berminat membudidayakan tanaman kayu sengon sebagai peluang bisnis ditempat tinggal anda, kami menyediakan berbagai bibit kayu sengon berkualitas unggul dengan harga murah. terima kasih.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *