Beranda » Blog »  Inilah Dia 6 Tata Cara Membudidayakan Alpukat Pluwang dengan hasil yang Memuaskan
zoom preview activate zoom

 Inilah Dia 6 Tata Cara Membudidayakan Alpukat Pluwang dengan hasil yang Memuaskan

Stok Tersedia
Kategori Blog
Tentukan pilihan yang tersedia!
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
 Inilah Dia 6 Tata Cara Membudidayakan Alpukat Pluwang dengan hasil yang Memuaskan
*Harga Hubungi CS
Tersedia
Bagikan ke

 Inilah Dia 6 Tata Cara Membudidayakan Alpukat Pluwang dengan hasil yang Memuaskan

Cara Bertanam Alpukat Pluwang — ALPUKAT PLUWANG / HAWAI JUMBO ini memiliki keunggulan dengan ukuran buahnya yang super jumbo, dengan bobot satu buah alpukat hawai jumbo ini bisa mencapai berat 2 kg/buah. dengan daging buah alpukat pluwang ini tergolong tebal dengan tekstur yang lebih padat. Yang paling istimewa dari alpukat pluwang ini adalah buah alpukat ini menawarkan sensari rasa yang lebih manis dan lebih gurih jika dibandingkan dengan jenis alpukat lokal lainnya. Layaknya, jenis alpukat mentega lainnya, di dalam buah alpukat pluwang ini juga terkadung berbagai vitamin, serat, kalium dan protein yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Menikmatii buah alpukat pluwang secara teratur dipercaya mampu menjaga kelancaran pencernaan, mampu menurunkan kolesterol, sumber antioksidan dan mampu mempercantik rambut dan menjaga kesehatan kulit anda.

Tanaman Alpukat Pluwang — merupakan salah jenis alpukat unggulan yang paling banyak dicari untuk saat ini. gelar yang disandang oleh tanaman buah alpukat pluwang inipun tidaklah sedikit antara lain alpukat hawai jumbo, alpukat green star dan alpukat pangeran. Secara tampilan, tanaman alpukat pluwang ini hampir sama dengan jenis alpukat lokal lainnya, hanya saja, tanaman alpukat pluwang  ini terkenal dengan postur tubuhnya yang terbilang pendek sehingga sangat mempermudah saat proses panen. Selain itu, salah satu ciri dari buah alpukat pluwang ini adalah kulit buanhya berwarna lebih hijau gelap dan mengkilap. Tanaman alpukat pluwang ini mempunyai daun yang berukuran 3x lipat lebih besar dibandingkan dengan alpukat lokal, bunganya juga mempunyai ukuran yang lebih besar.

Syarat Tumbuh Alpukat Pluwang

  1. lahan tanam yang akan kamu gunakan sebagai budidaya alpukat pluwang memiliki suhu rata-rata 15-30-an 0C.
  2. intensitas cahaya matahari 40 – 80%.
  3. Memiliki kandungan pH pada tanah tanah kira-kira kisaran 5,6 – 6,4.
  4. curah hujan 750 – 1000mm/ tahun.
  5. tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan rata-rata elevansi 500 – 1500 mdpl.

Budidaya Alpukat Pluwang –Membudidayakan alpukat pluwang ini dapat menjadi salah satu peluang yang sangat menguntungkan , Pasalnya banyak peminat dari buah alpukat yang satu ini. Selain rasa yang begitu nikmat buah alpukat ini juga cukup besar dan dengan daging yang tebal menjadikannya Primadona.

1.Pemilihan Bibit Unggul

dalam proses menanam buah alpukat pluwang hal pertama yang harus kita perhatikan adalah pemilihan bibit yang unggul. Pemilihan bibit merupakan modal utama seperti pondasi awal dalam membuat sebuah bangunan. Sebesar dan semegah apapun sebuah bangunan, pasti akan membuat pondasi yang kuat. Begitupun dengan menanam tanaman. Sebaik dan seideal apapun hasil yang diharapkan, siapkan dulu bibit yang unggul. Pilih bibit yang sehat; daun hijau, tidak ada gejala-gejala terserang hama atau penyakit, batang tanaman kuat dan tidak loyo, serta perakarannya banyak dan basah.

BACA JUGA :   6 Jenis Sayuran Yang Cocok Untuk Hias Rumah

2.Pengelolahan Lahan

Proses dalam menanam alpukat pluwang selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam da pengolahannya. Usahakan lahan yang kamu pilih bebas dari sampah, tanaman-tanaman gula parasit, serta bebatuan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Pastikan pula lahan yang kamu pilih juga memiliki intensitas cahaya matahari yang cukup, sehingga dapat membantu fotodintesis tanaman. Untuk hasil yang lebih baik lagi, kamu juga harus membuat drainase yang sehat agar tanaman tidak mudah terserang hama maupun penyakit.

Lahan tanam juga harus memiliki tanah yang gembur. Caranya, cangkul lahan tanam 2-3 kali untuk menggemburkan tanah. Pennggemburan tanah berfungsi agar akar tanaman dapat meresap cepat air ataupun unsur hara pada tanah. Tanah yang kering, menjadikan akar tanaman kesulitan dalam meresap air dan unsur hara.

Proses menanam alpukat pluwang selanjutnya adalah membuat lubang tanam. Buat lubang tanam dengan jarak tanam kira-kira 6×6 meter dengan diameter lubang dan kedalaman lubang kira-kira 50cm sampai 70cm, atau sesuaikan dengan ukuran bibit dan luas lahan tanam.

Pisahkan tanah galian, lalu jangan lupa campur tanah galian tersebut dengan pupuk organik, sdan sedikit sekam. Gunakan pupuk organik yang sudah kering atau sudah difermentasikan. Penggunaan sekam dianjurkan untuk membantu proses peresapan air pada nantinya. Untuk hasil yang lebih ideal, gunakan sekam bakar atau cocopeat. Gunakan campuran dengan komposisi yang pas. Sebagai patokan, biasanya untuk satu hektar lahan tanam, membutuhkan 25 kg pupuk kandang. Setelah membuat lubang, diam sebentar selama 1-2 minggu lubanng tanam tersebut.

3.Penanaman Bibit

Selanjutnya, proses menanam alpukat pluwang adalah dengan menanam bibit alpukat. Tancapkan bibit pada lubang tanam yang telah dibuat tepat di tengah-tengah, timbun dengan tanah yang sudah dicampurkan dengan pupuk organik dan sedikit sekam, lalu tekan pelan-pelan hingga bibit dapat berdiri tegak. Setelah sudah ditanam, siram sedikit dengar air.

BACA JUGA :   4 Tips Pemupukan Tanaman Durian Yang Baik dan Benar Agar Mampu Tumbuh Dengan Subur dan Cepat Berbuah

4.Pemeliharaan Tanaman

  • Penyiraman.
    Bibit alpukat Pluwang yang baru ditanam memerlukan banyak air, sehingga penyiraman perlu dilakukan setiap hari. Waktu yg tepat untuk menyiram adalah pagi / sore hari. Namun, saat musim penghujan penyiraman tidak perlu dilakukan lagi.
  • Penyiangan.
    Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh tidak dikehendaki. Gulma akan menjadi kompetitor bibit alpukat dalam menyerap nutrisi di dalam tanah. Agar tanaman alpukat Pluwang tumbuh dengan baik maka gulma-gulma tersebut harus disiangi secara rutin. Proses penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma dan rumput liar yang tumbuh disekitar bibit alpukat Pluwang dengan menggunakan cangkul atau dengan manual.
  • Penggemburan Tanah.
    Tanah sebagai media tanam yang berada di sekitar perakaran lama kelamaan akan mengalami kepadatan sehingga rongga udara dan air di dalam tanah akan berkurang. Hal ini akan berdampak terganggunya akar tanaman alpukat Pluwang untuk menyerap nutrisi dengan baik. Oleh karena itu, tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan secara periodik. Proses pengemburan dapat menggunakan bantuan alat cangkul dan sejenisnya. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak memutus akar tanaman alpukat Pluwang
  • Pemangkasan Tanaman.
    Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat atau ranting-ranting yang mati. Pemangkasan dilakukan secara hati-hati agar luka bekas pemangkasan terhindar dari infeksi penyakit dan luka bekas pemangkasan sebaiknya diberi penutup luka seperti parafin cair. 

    5. Tahap Pemupukan

    Tanaman alpukat Pluwang mempunyai rambut akar yang sangat sedikit dengan sistem pertumbuhan akarnya yang kurang ekstensif. Oleh karena itu, sebaiknya pemberian pupuk diletakkan sedekat mungkin dengan akar. Pemupukan diberikan sedikit namun lebih sering, yaitu 4 kali dalam setahun.

Sebelum pemupukan perlu dibuat lubang melingkar tepat di bawah tepi tajuk tanaman sedalam 30 cm. Pupuk ditebar ke dalam lubang kemudian ditimbun tanah lagi.

  • tanaman alpukat umur 1-4 tahun (fase pertumbuhan) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 0,27 kg – 1,1 kg, pupuk TSP 0,5 kg – 1 kg dan Pupuk KCI 0,2kg – 0,83 kg per pohonnya.
  • tanaman alpukat umur 3-4 tahun (fase produksi) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 2,22 kg-3,55 kg, pupuk TSP 3,2 kg, dan pupuk KCI 4 kg setiap satu pohonnya.

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Pemberian pupuk kandang untuk budidaya dilahan sebanyak 20 kg per pohon.

       6. Tahap Panen

Panen buah alpukat wina akan dimulai saat tanaman sudah berumur 2-3 tahun. Buah alpukat akan dapat dipanen setelah 6 hingga 7 bulan setelah bunga buah mekar..

Adapun ciri-ciri buah alpukat Pluwang yang sudah matang :

  • Bila buah diketuk akan menimbulkan bunyi yang tidak nyaring.
  • Bila buah digoyang-goyang akan terdengar bunyi akibat tumbukan antara biji dan daging buahnya.

Proses pemanenan buah alpukat Pluwang dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan. Apabila kondisi fisik pohon tidak memungkinkan untuk dipanjat, maka panen dapat dibantu dgn menggunakan alat/galah yg diberi tangguk kain/goni pada ujungnya/tangga. Saat dipanen, buah harus dipetik/dipotong bersama sedikit tangkai buahnya (3-5 cm) untuk mencegah memar, luka/infeksi pada bagian dekat tangkai buah.

Buah Alpukat Pluwang  menjadi salah satu barang komoditi dari hasil pertanian yang patut untuk dibanggakan. Selain memiliki ukuran yang jumbo, dan rasa yang nikmat. Buah yang menjadi kebanggaan warga semarang ini juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan manusia.

Demikianlah informasi tentang Cara tepat budidaya alpukat Pluwang  yang baik dan benar. Agar tanaman alpukat Pluwang  mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman dan tahap panen. Semoga artikel tersebut dapat menambah wawasan kita tentang alpukat miki dan diharapkan anda dapat mencobanya sendiri dirumah. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

BACA JUGA :   13 Sayuran Menguntungkan & Mudah Perawatan

Tags: , , , , , , , , , , ,

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 30 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Tania
● online
Tania
● online
Halo, perkenalkan saya Tania
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja