Inilah 5 Tata Cara Budidaya Alpukat miki Agar Tumbuh Dengan Optimal

Cara Tanam Alpukat Miki — Alpukat Miki merupakan salah satu jenis tanaman alpukat unggulan khusus untuk dataran rendah. Alpukat ini merupakan salah satu jenis alpukat unggul khusus dataran rendah yang telah dikembangkan oleh Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB. Berbeda dengan jenis alpukat lainnya yang rata-rata tumbuh pada dataran tinggi. Namun, tanaman alpukat miki mempunyai keunggulan mampu tumbuh dan berbuah dengan optimal pada dataran rendah. Tanaman ini memiliki buah yang cukup besar rata-rata berat mencapai 400-600gram/buah. Daging buahnya tebal dan mempunyai tampilan berwarna kuning dan mempunyai rasa yang manis, pulen dan bebas getir. Keunggulan lainnya adalah buah alpukat sangat tidak disukai oleh hama ulat buah, pasalnya kulit buah alpukat miki sangat kuat dan sulit untuk ditembus oleh hama ulat buah.

Alpukat Miki — terkenal memiliki sifat genjah atau mudah berbuah.panen buah alpukat miki ini dapat mulai pada saat tanaman alpukat sudah berumur 2 – 3 tahun saja sejak penanaman, dimana biasanya tanaman alpukat akan mulai berproduksi pada usia lebih dari 5 tahun. Selain itu, Produktifitas alpukat tergolong luar biasa. alpukat yang mempuyai kulit hijau mengkilap ini dapat berbuah sepanjang tahun dengan produktifitas mencapai 100 hingga 500 buah/tahun.

Syarat Tumbuh Alpukat Miki

Budidaya alpukat miki menjadi salah satu investasi yang sangat menjanjikan. Karena terlepas dari Kualitas buah yang prima dan produktifitasnya yang tinggi walaupun tanaman alpukat ini masih berumur muda. Untuk perawatan alpukat miki ini juga tergolong mudah dan tidak memerlukan biaya yang mahal.

Nah bagi anda yang tertarik bertanam tanaman buah alpukat miki ini?. ada baiknya anda mempelajari syarat tumbuh dan cara bertanam. Hal ini bertujuan agar tanaman alpukat miki dapat tumbuh dengan optimal dapat segera berbuah.

  • Tanaman alpukat miki merupakan varietas alpukat unggul yang dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga ketinggian 1500 mdpl.
  • Tanaman alpukat miki sangat menyukai jenis tanah yang berpasir, liat dan agak bersifat seperti tanah lempung dan memiliki kandugan unsur hara yang tinggi serta gembur.
  • Derajat keasaman pH yang paling cocok untuk tanaman alpukat miki adalah pH 6-7.
  • Tanaman alpukat miki agar mampu tumbuh dengan baik, sebaiknya bibit alpukat miki di tanam pada daerah yang memiliki suhu berkisar antara 15-30°C dengan curah hujan 5-6 bulan basah.
  • Untuk membantu pertumbuhannya, sebaiknya tanah yang digunakan memiliki drainase baik, hal ini bertujuan agar tanaman alpukat miki tidak busuk atau terlalu lembab karena terlalu banyak air dalam tanah.
BACA JUGA :   Ini dia 5 KeIstimewaan Anggur Import Everest,Berbuah Genjah hingga Tahan Pecah.

Budidaya Alpukat Miki

Alpukat Miki adalah jenis alpukat unggul yang sangat direkomendasikan untuk dibudidayakan dalam skala komersial khususnya di daerah dataran rendah. Alpukat miki juga dapat ditanam dipekarangan rumah anda. Selain itu, alpukat miki juga mampu dijadikan tabulampot untuk menghiasi halaman rumah anda. Berikut ini adalah tahapan dalam membudidayakan tanaman alpukat miki agar mampu tumbuh dengan subur dan cepat berbuah :

  1. Pemilihan Bibit Unggul
    Hal pertama yang harus dipersiapan dalam bertanam alpukat miki adalah pemilihan bibit unggul. Dalam memilih bibit alpukat miki sebaiknya memilih dari hasil perbanyakan vegetatif melalui okulasi atau sambung pucuk. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bibit yang memiliki sifat yang sama dengan induknya. Pilihlah bibit yang sehat, tegak, segar, memiliki perakaran yang kuat dan tidak terserang hama dan penyakit.
  2. Pengelolahan Lahan
    Sebelum melakukan penanaman bibit alpukat miki, sebaiknya bersihkan lahan dari gulma yang mengganggu masuknya sinar matahari. setelah itu, buatlah drainase agar pembuangan air berjalan dengan baik. Jarak tanam yang digunakan dalam budidaya alpukat miki yakni 2× 2 m, 3 × 3 m, 5 × 5 m sampai 10 ×10 m. Pada area seluas satu hektare bisa ditanam alpukat miki sekitar 800 hingga 1.000 pohon tergantung jarak tanam.

Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x50cm atau 75x75x75cm. Jangan lupa untuk memisahkan tanah bagian atas dan bawah dan biarkan lubang selama 2 minggu. Tanah bagian atas dicampurkan dengan 20 kg pupuk kandang sebelum dimasukan kembali kedalam lubang tanam. Setelah 1-2 minggu, campuran tanah bisa dimasukan kedalam lubang tanam.

  1. Penanaman Bibit
  • Penanaman bibit alpukat miki sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan.
  • Lubang tanam yang telah berisi campuran media tanam digali sesuai ukuran bibit.
  • Ambil bibit alpukat miki dengan cara merobek plastik polybag dari bagian samping dengan hati-hati agar tidak merusak akar.
  • Bibit alpukat miki ditanam sedalam leher akar tanpa mengikutkan batangnya.
  • Lakukan penyiraman dengan air secukupnya setiap pagi dan sore hari pada bibit tanaman alpukat miki yang baru ditanam untuk mendukung masa tumbuh tanaman.
BACA JUGA :   BUDIDAYA JAMBU BOL JAMAIKA

 

  1. Perawatan Bibit
    Dalam pemeliharaan bibit alpukat miki, ada beberapa tahap yang perlu dierhatikan agar bibit alpukat miki mampu tumbuh dengan optimal antara lain : penyiraman, tahap penyiangan, tahap pemangkasan dan tahap pemupukan.

– Tahap Penyiraman
Pada tahun pertama sebaiknya penyiraman dilakukan setiap hari. Hal disebabkan bibit alpukat miki sangat membutuhkan banyak asupan air untuk membantu pertumbuhannya. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari. jika musim penghujan penyiraman dilakukan sesuai keadaan ligkungan. Usahakan lahan sebagai media tanam bibit alpukat miki tidak kering.

– Tahap Penyiangan
Tahap penyiangan dilakukan secara teratur dan berkala. Hal ini bertujuan agar bibit alpukat miki mendapatkan unsur hara secara optimal. Selain itu, gulma bisa juga menjadi temat bersarangnya panyakit dan hama. Proses penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma dan rumput liar yang tumbuh disekitar bibit alpukat miki dengan menggunakan cangkul atau dengan manual.

-Tahap Pengemburan
Tahap pengemburan merupakan upaya pengolahan media tanam yang bertujuan agar media mendapatkan udara dan membuat tanah semakin gembur sehingga akar tanaman alpukat tidak terhambat dalam penyerapan unsur hara.
Proses pengemburan dapat menggunakan bantuan alat cangkul dan sejenisnya. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak memutus akar tanaman alpukat miki.

– Tahap Pemangkasan
proses pemangkasan dilakukan pada cabang yang pertumbuhannya terlalu rapat atau pada ranting yang sudah mati. Lakukan pemangkasan dengan perlahan agar luka yang terjadi sewaktu pemangkasan tidak menimbulakan infeksi ata penyakit. Sebaiknya tutup luka bekas pemangkasan dan diberi fungisida.

– Tahap Pemupukan
Pemupukan sebaiknya dilakukan secara teratur. Sistem perakaran pada tanaman alpukat miki memiliki rambut akar yang sangat sedikit dan pertumbuhan akarnya yang kurang ekstensif. Oleh karena itu, sebaiknya pemupukan dilakukan secara kontinu dengan dosis yang kecil. Adapun jumlah pupuk yang diberikan tergantung pada umur tanaman.

  • tanaman alpukat umur 1-4 tahun (fase pertumbuhan) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 0,27 kg – 1,1 kg, pupuk TSP 0,5 kg – 1 kg dan Pupuk KCI 0,2kg – 0,83 kg per pohonnya.
  • tanaman alpukat umur 3-4 tahun (fase produksi) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 2,22 kg-3,55 kg, pupuk TSP 3,2 kg, dan pupuk KCI 4 kg setiap satu pohonnya.
BACA JUGA :   6 Jenis Sayuran Yang Cocok Untuk Hias Rumah

 

Pemupukan sebaiknya dilakukan 4 kali dalam setahun, agar pemupukan lebih efisien sebaiknya pemupukan diletakkan dengan dengan akar. Adapun caranya dengan menanamkan pupuk ke dalam lubang, buatlah lubang lubang dengan kedalaman 30cm – 40cm melingkari tanaman persis dibawah tajuk tanaman.

  1. Tahap Panen
    Tanaman alpukat miki terkenal dengan sifatnya yang genjah, dengan perawatan yang baik, panen buah alpukat miki dapat dimulai saat tanaman berumur 2-3 tahun sejak penanaman. Tanaman Alpukat Miki mengalami musim berbunga pada awal musim hujan. Buah alpukat miki biasanya sudah matang setelah berumur 6 hingga 7 bulan dari saat bunga mekar. Biasanya panen buah alpukat miki terjadi pada bulan Desember, Januari, & Februari.

Adapun ciri-ciri buah alpukat miki yang sudah matang :

  • Warna kulit tua tetapi belum menjadi coklat/ merah dan tidak mengkilap.
  • Bila buah diketuk akan menimbulkan bunyi yang tidak nyaring.
  • Bila buah digoyang-goyang akan terdengar bunyi akibat tumbukan antara biji dan daging buahnya.

Proses pemanenan buah alpukat miki dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan. Apabila kondisi fisik pohon tidak memungkinkan untuk dipanjat, maka panen dapat dibantu dgn menggunakan alat/galah yg diberi tangguk kain/goni pada ujungnya/tangga. Saat dipanen, buah harus dipetik/dipotong bersama sedikit tangkai buahnya (3-5 cm) untuk mencegah memar, luka/infeksi pada bagian dekat tangkai buah.

Demikianlah informasi tentang cara mudah budidaya alpukat miki yang baik dan benar. Agar tanaman alpukat miki mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman dan tahap panen.

× ada yang bisa kami bantu?