8 Hama yang Sering Menyerang Rambutan Binjai dan Cara Ampuh Mengatasinya

8 Hama yang Sering Menyerang Rambutan Binjai dan Cara Ampuh Mengatasinya

Hama Rambutan Binjai – Salah satu kendala dalam bertanam rambutan binjai adalah serangan hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit ini menjadi salah satu momok yang paling ditakuti oleh setiap petani rambutan binjai.

Jika hama menyerang pohon rambutan binjai, pohon rambutan binjai menjadi sulit untuk berbunga serta berbuah, kemudian batang dan daun akan menjadi kuning lalu menjadi layu, kemudian tanaman akan mati.

Bahkan hama Tidak hanya menyerang pohon rambutan binjai saja namun buah rambutan binjai pun bisa terserang hama. Hal ini tentunya akan merugikan petani.

hama rambutan binjai

Berikut beberapa hama yang menyerang buah rambutan binjai dan cara mengatasinya :

1. Kutu Hama

kutu yang sering menyerang buah rambutan binjai  biasanya memiliki warna putih. Kutu putih sering menyerang pada buah rambutan cara kutu menyerang rambutan dengan menghisap cairan dalam batangnya. Jika tidak segera diatasi, kutu bisa menghambat pertumbuhan pada tanaman. Alhasil buah rambutan yang masih muda sering mengalami kerontokan.

Kutu putih juga bisa menghasilkan sebuah cairan yang sering disebut embun madu. Embun madu inilah yang dapat mengundang datangnya cendawan jelaga yang berbahaya bagi segala jenis tanaman buah.

Pengendalian, dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu

  • Cara Teknis : dengan melakukan pemangkasan agar lingkungan tajuk tidak terlalu rimbun, jangan menanam rambutan di daerah yang berawa dan bila pada tanaman rambutan ditemukan hama ini dalam bentuk atau imago segera di buang/dibunuh
  • Cara Biologi : menggunakan cendawan parasit Empusa fresenii atau menggunakan musuh alami seperti semut hitam
  • Cara Kimiawi : dilakukan penyemprotan menggunakan insektisida Lebycid 550 dengan konsentrasi 0,2%.

2. Penggerek Buah

Jika pohon rambutan terserang hama penggerek buah, gejala serta ciri-ciri yang sering timbul adalah muncul lubang kecil di bawah kulit buah rambutan dan ada kotoran di dalamnya.

Hama ini juga bisa masuk sampai daging dan biji buah rambutan. biasanya jenis hama ini sulit kita ketahui jika tidak mengupas kulit dan daging rambutan tersebut.

Pohon rambutan sebaiknya ditanam tidak berdekatan dengan pohon kakao. Lakukan pemotongan batang atau pembuangan buah yang terdeteksi adanya hama jenis ini. Hal ini untuk menghambat hama menjalar ke buah lainya.

3. Ulat Daun

Hama jenis ini biasanya menjangkiti bagian daun, baik daun muda maupun daun yang sudah tua. Jika pohon rambutan terjangkiti hama ini, ciri-cirinya jika seluruh daun rusak, gugur, pohon rambutan menjadi gundul akibat daun yang berguguran dan rusak.

Hama jenis ulat daun hanya bisa dapat dibasmi dengan cara melakukan penyemprotan menggunakan kusus hama yang bisa di beli di toko pertanian. Anda juga bisa menggunakan alat Skid power sprayer.

4. Ulat penggerek Batang

Ulat ini menggerek batang rambutan binjai dengan membuat lubang dikayu hingga sepanjang 30cm.

Pengendalian : dilakukan dengan menggunakan insektisida seperti Lindane, dosis pemakaian sesuai dengan label kemasan.

5. Ulat jengkal

ulat ini berwarna cokelat, menyerupai tangkai daun kering, ramping dan beruas-ruas. Ulat ini juga biasanya memakan daun muda, sehingga pinggiran daun menjadi kering, keriting berwarna coklat kuning dan tampak seperti sakit.

Adapun Pengendalian : hama ini menggunakan insektisida jenis Lindane, dosis pemakaian sesuai dengan label kemasan.

5. Jamur Upas

Jamur upas menyerang cabang tanaman yang sudah berkayu. Cabang yang terserang biasanya timbul benang-benang cendawan seperti sarang labah-laba yang berkembang menjadi kerat cendawan berwarna merah jambu.

Pengendalian dilakukan dengan cara :

  • Teknis : dengan memotong sepanjang 30 cm dibawah cabang yang terkena jamur, kemudian dibakar ditempat yang telah disediakan.
  • Mengoleskan fungisida (bubur california ataau bubur bordeaux) pada bagian yang terserang jamur upas. Sebaiknya pengolesan dilakukan pada pagi dengan dosis sesuai yang tertera dalam kemasan.

6. Busuk buah

Penyakit busuk buah ini biasanya menyerang buah yang masih kecil/muda, selanjutnya meskipun buah tersebut menjadi besar tapi tetap akan busuk, berwarna hitam dan mengering.

Pengendalian dengan,

  • Teknis : petik buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan bakar ditempat yang telah disediakan selanjutnya dikubur dalam tanah.
  • Kimia : melakukan penyemprotan dengan menggunakan fungisida berbahan aktif karbendazin dengan dosis 0,4 cc/liter air.
Busuk Buah Rambutan binjai

7. Bercak Daun

Penyakit ini disebabkan oleh organisme semacam ganggang yang menyerang daun tua yang ditandai dengan bercak-bercak kecil dipermukaan daun disertai serat-serat halus berwarna jingga yang merupakan kumpulan spora. Batang dan daun yang terserang tampak bercak seperti panu. Penyakit ini muncul pada musim hujan.

Pengendalian :cukup dilakukan dengan mengunakan bubur bordeaux/ bubur california dengan dosis sesuai tertera dalam kemasan.

8. Penyakit Akar Putih

Penyakit akar putih disebabkan oleh cendawan Rigidoporus lignosus dengan tanda rizom berwarna putih menempel di akar. Jika dikupas akar yang terserang berwarna kecoklatan.

Pengendalian : yang dilakukan adalah berikan fungisida jenis benlate 0,3% dengan dosis sesuai tertera pada kemasan.

Demikianlah informasi beberapa hama yang sering menyerang rambutan binjai yang perlu anda ketahui beserta pengendaliannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita sebagai pencegahan dan penanganan Hama dan penyakit pada tanaman anda . terima kasih.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *