Durian Bawor Daik 

Durian Bawor Daik

Ternyata ada juga durian yang mampu mengalahkan dominasi Durian Monthong. Dialah Durian Bawor Daik (Durio Sp), yang dikembangkan oleh seorang guru SD Alas Malang kemranjen jawa tengah, Sarno Ahmad. Durian Bawor Daik merupakan hasil riset yang memadukan 20 jenis varietas Durian kualitas baik melalui teknik okulasi. Dengan kemampuan Pak Sarno menganalisa setiap jenis durian, maka lahirlah jenis Durian unggulan yang menyaingi Durian Monthong.

Buah Durian Bawor Daik ini memiliki ukuran buah yang cukup besar. Beratnya sekitar 15 kilogram per butir. Daging buah pada Durian ini berwarna kuning genteng yang menarik, dengan kulit buah yang tebal serta tekstur buahnya yang lembut. Biji pada buah durian ini terbilang sangat tipis. Rasanya pun manis dengan sedikit rasa pahit namun nikmat di lidah. Sehingga akan sangat puas menyantap tiap butir buahnya.

Pohon Durian Bawor Daik Pak Sarno ini cukup unik. Memiliki 3 sapai 4 akar yang mirip pohon bakau. Dengan akar ini maka pertumbuhan pohon jadi lebih cepat, dan mampu menjadi penahan banjir. Dalam waktu 3 tahun, Durian Bawor Daik sudah mulai bisa panen pertama.

Buah Durian Bawor Daik yang berwarna kuning rasanya tetap masih manis meskipun buahnya belum terlalu matang. Dan yang berwarna kuning menyala rasanya cenderung tawar jika buahnya belum terlalu matang. Dan jika sudah mencapai kematangan, maka buahnya akan terasa sedikit pahit bercampur legit. Keunikan lainnya terletak pada masa berbuahnya yang bisa berproduksi sepanjang tahun.

Tanaman Durian Bawor Daik selain nikmat juga mengandung banyak manfaat. Di antaranya :
Mencukupi kebutuhan sel darah merah.
Kaya serat sehingga melancarkan pencernaan.
Baik untuk kesehatan gigi dan tulang.
Mengandung antioksidan dan mengatasi radikal bebas.
Anti penuaan dini dan kesehatan kulit.
Membantu kinerja otak.

Cara Menanam Durian Bawor Daik
Gemburkan tanah yang akan ditanami. Lalu beri pupuk organik dan sekam pada tanah (2:1). Jika tanah kering, siramlah agar tanahnya lembab. Kemudian buat lubang tanam sedalam 20 cm. Tanam bibit dan timbun dengan tanah yang telah dipupuki. Kemudian tutupi dengan sekam yang telah bercampur pupuk. Saat menanam jangan sampai batang tertimbun tanah. Karena akan membuat bibit menjadi busuk.

Untuk perkebunan, jarak tanam minimal adalah 10×10 m. Dengan jarak ini, dalam satu hektar bisa menampung 100 hingga 120 batang. Agar tanaman Durian Bawor Daik ini tumbuh optimal dan berproduksi dengan baik, siram sekali sehari dan beri pupuk NPK Daun per empat bulan sekali.

Leave A Comment

Tanya disini
Hallo, ada yang bisa dibantu?