Budidaya Rambutan Binjai


Budidaya Rambutan – Buah rambutan merupakan tanaman yang masuk dalam keluarga spidaceae dan berasal dari wilayah tropis di Asia Tenggara. Tanaman rambutan “Nephelium sp.” dapat tumbuh subur di wilayah yang beriklim tropis dan pada beberapa wilayah subtropis. Tanaman rambutan atau Hairy Fruit “dalam bahasa Inggris” di tanam di daerah hangat atau dataran rendah yang bersuhu rata-rata 25 derajat celcius dan dengan ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut.


Cara Membudidayakan Rambutan Binjai


Cara budidaya tanaman ini sesungguhnya tidak sulit apabila dilaksanakan di tempat dan waktu yang sesuai, namun memang sulit mencari waktu yang pas. Rambutan binjai sebenarnya cocok pada iklim yang basah karena membutuhkan curah hujan yang teratur, namun juga membutuhkan musim kemarau untuk merangsang pembungaan.


Anda dapat mengatur waktunya sesuai dengan rencana, sebaiknya mulai memasuki pertengahan atau akhir musim hujan, karena pabila terlalu banyak hujan pun, kekurangan sinar matahari akan menyebabkan awal penanaman berlangsung kurang baik.


Syarat Tumbuh
Rambutan binjai adalah tanaman yang cukup sensitif. Agar pertumbuhan rambutan binjai Anda optimal, sebaiknya lahan yang dipilih memenuhi kriteria berikut.
• Suhu antara 25 – 35 derajat celcius dengan curah hujan 1500 – 3000 mm per tahun.
• Hindari lahan yang kering.
• Jika merupakan tanah gambut, pilih yang subur dengan keasaman/pH tanah antara 4 – 6,5. Anda dapat menguji keasaman tanah dengan kertas lakmus, pH meter, atau alat indikator lainnya.Alternatif lainnya adalah memilih tanah dengan tipe latosol kuning. Tipe tanah ini biasanya lebih disenangi.

BACA JUGA :   Inilah 6 Tata Cara menanam Bibit Alpukat Mentega dengan benar agar tumbuh Optimal


1. Persiapan lahan
Setelah memastikan kriteria tanah cocok untuk tanaman Anda, buat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Apabila menanam lebih dari satu pohon, jarak antara lubang tanam yang satu dengan yang lain lebih kurang 10 m.


Pisahkan tanah galian bagian atas dengan bagian bawah. Biarkan selama lebih kurang 3 – 4 minggu untuk mematikan bakteri. Selanjutnya, masukkan kembali tanah galian bagian bawah ke dalam lubang tanam. Sementara, galian tanah bagian atas dicampur dengan pupuk organik (kandang/kompos).


2. Persiapan Bibit
Anda dapat melakukan perbanyakan tanaman rambutan binjai sendiri dengan cara generatif (perkembangbiakan melalui biji) ataupun vegetatif (perkembangbiakan dengan bantuan manusia seperti halnya cangkok, okulasi dan sebagainya) atau anda juga bisa membelinya di toko-toko pertanian offline maupun online


Akan tetapi perbanyakan tanaman menggunakan metode vegetatif lebih disarankan, karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan perbanyakan generatif, seperti perbanyakan tanaman menggunakan cara cangkok memiliki beberapa keunggulan diantaranya akan lebih cepat berbuah, kualitas dan sifat bibit yang dihasilkan sama dengan tanaman induknya dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan lainnya.
Yang terpenting pastikan bibit yang Anda miliki merupakan bibit yang berkualitas unggul, sehat, tahan dari segala jenis gangguan penyakit maupun hama tanaman

BACA JUGA :   BUDIDAYA JAMBU BOL JAMAIKA

3. Panen
Buah rambutan yang telah matang dengan ciri-ciri melihat warna yang disesuikan dengan jenis rambutan yang ada juga dengan mencium baunya serta yang terakhir dengan merasakan rambutan yang sudah masak dibandingkan dengan rambutan yang belum masak, dapat dipastikan bahwa pemanenan dilakukan sekitar bulan Nopember sampai Februari, juga dapat dipengaruhi musim kemarau atau musim penghujan.


Cara Panen Cara pemanenan yang terbaik adalah dipetik beserta tungkalnya yang sudah matang (hanya yang sudah masak) sekaligus melakukan pemangkasan pohon agar tidak menjadi rusak. Pemangkasan dilakukan sekaligus panen agar dapat bertunas kembali cepat berbuah apabila pemetikan tidak terjangkau dapat dilakukan dengan menggunakan galah untuk mengkait tangkai buah rambutan secara benar.


Periode Panen Periode pemanenan buah rambutan dilakukan pada sekitar bulan Nopember sampai dengan Februari (masa musim penghujan). Dengan dicari buah yang masak dan yang belum masak supaya ditinggal dulu dan kemudian dipanen kembali

Demikianlah tatacara membudidayakan Rambutan Binjai dengan baik, agar tumbuh dengan hasil buah maksimal. dari pemilihan lahan sampai tahap penanaman juga perawatan yang baik. semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca .terima kasih

× ada yang bisa kami bantu?