BUDIDAYA JAMBU CITRA

Tanaman Buah Jambu Air Citra
Jambu air adalah jenis tumbuhan jambu-jambuan asli Asia Tenggara. Bentuknya seperti lonceng, bagian pangkalnya kecil, sementara bagian ujungnya melebar dan berkelopak. Kulitnya ada yang berwarna merah, hijau, dan putih, sementara daging buahnya berwarna putih dan berair dengan bermacam variasi rasa: asam, manis, sepat.


Ada banyak jenis jambu air. Salah satunya yang terkenal adalah jambu air citra. Ciri-ciri tanaman jambu air citra meliputi: batang bulat dengan permukaan halus berwarna coklat dan bercabang; daunnya berbentuk tombak memanjang, saat muda berwarna merah keunguan, dan saat tua warnanya hijau tua; memiliki tipe bunga spatula dengan mahkota berwarna kuning; bentuk buahnya seperti lonceng tanpa lekuk dan berkelopak, setiap tandannya berisi 1 – 10 buah.Daging buahnya tebal, berukuran jumbo, nyaris tanpa biji, dan rasanya manis renyah tanpa rasa asam.

Syarat Jambu Air Citra Tumbuh
1.Tanah
Kondisi tanah andosol dan grumosol sangat cocok untuk pertumbuhan dan perkembangan jambu air citra. Jambu air citra yang tidak ditanam pada tanah yang andosol dan grumosol sebenarnya bisa diperbaiki strukturnya dengan penambahan pupuk organik agar unsur kimia dan fisik tanahnya dapat berubah.

2. Iklim dan Curah Hujan
Jambu air citra dapat tumbuh dengan kondisi lingkungan tropis. Adapun curah hujan sedang menjadi penanda tanaman ini dapat tumbuh dengan baik. Biasanya jambu air citra yang ditanam di daerah yang memiliki curah hujan sedang akan menghasilkan buah yang manis dan tidak mengandung banyak air. Sedangkan jambu air yang ditanam di wilayah yang curah hujannya tinggi rasa manisnya akan hilang dan lebih banyak mengandung air.

3. Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat pada penanaman jambu air citra sangat penting karena mempengaruhi kondisi penyinaran matahari selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Lahan yang dataran rendah sampai dengan 500 mdpl sangat cocok untuk ditanami jambu air.

BACA JUGA :   5 Cara Menanam dan Merawat Mangga Chokanan Dalam Pot Agar Mampu Berbuah Sepanjang Tahun


Jambu air citra adalah tanaman tropis dataran rendah yang tumbuh baik di ketinggian hingga 500 mdpl dengan sinar matahari penuh. Dapat pula tumbuh di dataran tinggi hingga 1000 mdpl, tetapi berpengaruh pada rasa buah yang tidak seenak jika ditanam di dataran rendah.


Tanaman ini menyukai tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung bahan organik. Tipe tanah yang dimaksud adalah tanah andosol dan grumosol. Akan tetapi, jika jenis tanah yang demikian sulit didapatkan, dapat menggunakan jenis tanah lain dengan perbaikan struktur melalui penambahan pupuk organik agar unsur kimia dan fisik tanahnya berubah.


Adapun iklim yang sempurna untuk membudidayakan jambu air citra adalah iklim dengan curah hujan sedang atau cenderung kering, antara 500 – 3000 mm per tahun dengan musim kemarau lebih dari empat bulan. Tanaman ini tetap akan tumbuh di daerah yang curah hujannya tinggi, tetapi rasa buahnya hambar dan lebih banyak mengandung air.


Setelah mengetahui karakterisitktanaman jambu air citra dan karakterisitik lingkungan yang mendukung pertumbuhannya, kita dapat menentukan langkah-langkah yang tepat untuk bercocok tanam tumbuhan ini. Teknik penanaman dan pemeliharaan jambu air citra agar berhasil dan berbuah banyak tentunya harus memerhatikan lahan apa yang digunakan.

  1. Pemilihan Bibit Unggul
    Diperlukan kejelian ketika memilih bibit Jambu Air Citra. Bebepara hal yang bisa dijadikan patokan ketika memilih bibit sebagai berikut.
    • Sebaiknya bibit jambu air citra berasal dari hasil penempelan (okulasi) atau penyambungn ditandai dengan adanya bekas okulasi atau sambung 20 – 30 cm dari leher akar.
    • Usahakan umur bibit jambu air citra minimal telah mencapai empat bulan dengan panjang tunas minimal 30 cm dan memiliki enam helai daun.
    • Bibit jambu air citra harus bebas dari serangan hama dan penyakit, ditandai dengan batang mulus tidak berlubang, daun mulus dan jika berbuah, buahnya tidak busuk.
BACA JUGA :   6 Cara Mudah Bertanam dan Merawat Nangka Mini Di Dalam Pot Agar Mampu Berbuah Dengan Cepat

2. Menanam dan merawat tanaman jambu air citra di lahan pekarangan
Apabila Anda telah memutuskan untuk menanam Jambu air Citra di lahan pekarangan maka siapkan lahan dengan membersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Kemudian, gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak.

Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 cm dengan kedalaman 40 cm. Beri jarak aman sekitar 4 x 3 atau 4 x 4 cm antarlubang tanam jika Anda hendak menanam lebih dari satu bibit. Selanjutnya, masukkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10 – 15 kg per lubang tanam. Diamkan selama 1 – 2 minggu.

Persiapan lahan dengan ukuran 60 X 60 cm
Setelah lahan siap, segera tanam bibit jambu air citra. Lepaskan polybagnya dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan media tanam bawaan dari polybag. Masukkan bibit dan media tanamnya ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah galian. Padatkan tanah di sekitar bibit.


Di masa awal pertumbuhan, sirami tanaman jambu air citra dua kali sehari, pagi dan sore hari. Setelah tanaman besar dan siap berbuah, cukup disirami satu kali sehari atau melihat musim.
Untuk menambah ketersediaan unsur hara pada tanah, beri pupuk tambahan berupa pupuk organik atau pupuk kimia.
Ketika tanaman berumur satu tahun, beri pupuk NPK sebanyak 250 – 500 gr per tanaman.

Pada umur dua tahun, beri pupuk NPK sebanyak 1 kg per tanaman. Setelah berumur 3 tahun, beri pupuk yang sama dengan dosis 1,5 kg per tanaman.
Pemberian pupuk dilakukan dengan sistem rorak, yaitu membuat selokan mengitari tanaman jambu air citra sedalam 10 – 15 cm. Tebarkan pupuk ke dalam rorak tersebut, lalu tutup kembali dengan tanah.

BACA JUGA :   Durian Pelangi Manokwari, Buah Durian Dengan Predikat Paling Cantik di Dunia

Agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit, penyiangan gulma dan tanaman pengganggu lainnya harus rutin dilakukan, ditambah perampasan daun. Selain menghindari hama, perampasan daun dan pemangkasan dahan jambu air citra bertujuan untuk menambah peluang munculnya lebih banyak bunga dan buah sebagai akibat dari bertambahnya percabangan.


Seluruh tanaman pun mendapatkan lebih banyak sinar matahari yang sangat baik bagi tanaman ini. Cara lain untuk menghindari hama dan penyakit adalah dengan pemberian pestisida atau insektisida sebaiknya pilih yang alami.Pemanenan

3. Panen
Jambu air citra yang bibitnya berasal dari pengembangbiakkan vegetatif dapat mulai dipanen setelah tanaman berusia 2,5 – 3 tahun. Panen buah terjadi dua kali dalam setahun. Prosesnya meliputi pembungaan pada bulan Juli dan September, diikuti periode pemasakan buah pada bulan Agustus dan November.


Agar hasil buah yang didapatkan baik, ketika buah masih kecil segera bungkus dengan plastik atau kertas koran/semen agar tidak diserang hama. Ciri buah jambu air citra yang baik adalah permukaan kulitnya mulus dengan warna merah cerah dan bentuknya tidak cacat. Enak untuk dikonsumsi langsung ataupun dibuat manisan.

Demikian tata cara Budidaya jambu air citra bagi pemula. Dengan mengikuti tata cara di atas, semoga siapapun dapat menanam jambu air citra dengan mudah dan mendapatkan buah yang berkualitas dalam waktu singkat. Dan dapat berbuah dengan optimal


× ada yang bisa kami bantu?