Rambutan Rapiah? mendengarnya saja lansung terbayang akan citarasanya yang manis dan daging buahnya yang nglotok. Perkenalkan jenis rambutan yang telah manjadi primadona masyarakat Indonesia. Inilah RAMBUTAN RAPIAH. Buah rambutan rapiah ini terkenal akan citarasanya yang super manis. Selain itu, buah rambutan ini juga mempunyai daging buah yang cukup tebal, bertekstur kering dan Nglotok.

Buah rambutan rapiah berbentuk bulat dan berukuran kecil serta terdapat plat pada kulit buahnya yang menjadi ciri khas rambutan ini. Daging buah rambutan rapiah ini cukup tebal, berwarna putih dan mempunyai tekstur yang kering serta kenyal. Untuk soal rasa? Buah rambutan rapiah ini mempunyai citarasa yang manis, kenyal dan Nglotok.  & aromanya tak tajam. Bijinya mungil, berbentuk bulat, & memiliki pelat. Buah rambutan rapiah ini mempunyai daya tahannya mencapai enam hari sesudah petik. Buah rambutan rapiah ini dapat dikonsumsi secara langsung dan dapat pula diawetkan sebagai buah kalengan.

Rambutan Rapiah

Rambutan Rapiah adalah salah satu jenis tanamn rambutan unggulan yang berasal dari hasil pemuliaan di Pasar Minggu, Jakarta. Tanaman pemilik nama latin Nephelium lappaceum ini merupakan ini digolongkan juga sebagai tipe rambutan paling baik di Indonesia. Secara fisik, tanaman rambutan yang sering dikenal dengan sebutan rambutan Aceh atau rambutan Aceh pelat ini hampir sama dengan tanaman rambutan binjai, hanya saja, buah tanaman rambutan rapiah memiliki ciri khas yakni adanya pelat terhadap kulitnya. Rambut buah rambutan ini tergolonng sangat pendek, kasar dan agak jarang.

Buah rambutan Rapiah

Syarat tumbuh bibit rambutan rapiah adalah dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl dengan Suhu udara berkisar antara 22-35° C. . Jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan bibit rambutan rapiah adalah tanah yang gembur dan subur. Sedangkan Curah hujan yang cocok untuk bibit rambutan ini berkisar antara 1.500-3.000 mm per tahun. Tanaman ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4-6,5.

Panen buah rambutan rapiah dapat dinikmati saat tanaman sudah berumur 2-3 tahun sejak penanaman dengan menggunakan bibit hasil Okulasi/Sambung/cangkok). Buah rambutan rapiah dapat dipetik setelah matang pohon atau umur 120 hari setelah anthesis (bunga mekar). Musim panen rambutan rapiah biasanya terjadi pada bulan Desember hingga bulan Februari.

Bibit Rambutan Rapiah

Spesifikasi Bibit Tanaman Rambutan Rapiah :

  • Nama : Rambutan Rapiah
  • Nama Ilmiah : Nephelium lappaceum
  • Asal Daerah : hasil pemuliaan di Jakarta
  • Asal bibit : Hasil Okulasi
  • Tinggi Bibit : 50 cm – 70 cm
  • Rekomendasi tempat Tumbuh : dataran rendah / ketinggian 500 m dpl.
  • Iklim ideal untuk tumbuh optimal : Iklim tropis / suhu panas 22 – 35 derajat celcius
  • Sinar matahari : sepanjang hari
  • Waktu berbuah : 2-3 tahun dengan perawatan optimum akan rajin berbuah sepanjang tahun
  • info lain : bibit sudah ditempel dan siap menunggu bibit berkembang dan berbuah

Jika ditanam dalam Tabulampot :

  • Rekomendasi ukuran pot : Pot dengan diameter 60cm
  • Media tanam yang digunakan : tanah, sekam bakar dan pupuk kandang = 1:1:1
  • Tips penyiraman : 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari
  • Tips pemberian pupuk : Dilakukan kira2 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK dan dapat ditambahkan dengan pupuk organik cair.

Buah rambutan rapiah ternyata juga memiliki khasiat yang sanagt baik untuk kesehatan tubuh manusia diantaranya : membantu mengontrol kadar oksigen dalam tubuh, mengatasi gejala diare, mengobati demam, membunuh parasit yang berada di usus manusia. Kandungan vitamin C dan vitamin B3 nya juga dapat mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi, meningkatkan kesehatan ginjal, tulang, dan gigi. Tertarik Untuk mencicipi buah rambutan rapiah hasil dari kebun sendiri?. Tunggu Apalagi. Dapatkan Bibit Rambutan Rapiah Sekarang Juga!.

× ada yang bisa kami bantu?