Anggur akademik termasuk jenis anggur import yang cukup populer di Indonesia. Tanaman anggur akademik merupakan salah satu jenis anggur meja yang berasal dari negara Ukraina. Tanaman anggur akademik ini dikenal dengan kemampuan tumbuh dan berproduksi dengan baik pada dataran rendah yang beriklim panas sekalipun.

Buah anggur akademik berbulat lonjong dengan kulit buah berwarna hitam saat sudah matang. Buah anggur akademik juga mempunyai rasa yang manis menyegarkan. dijamin bikin ketagihan.

Bibit Tanaman Anggur Akademik

Keunggulan Anggur Import Akademik :

  • Bentuk Bery Unik – Buah anggur akademik berbentuk bulat lonjong yang tidak lazim dengan panjang berkisar antara 18-20cm. Kulit buahnya berwarna hitam saat sudah matang.
  • Daging tebal – Buah anggur akademik mempunyai daging buah yang tebal dan bertekstur kering serta hanya memiliki jumlah biji rata-rata 1 butir per buah.
  • Dompolan Besar – tanaman anggur akademik avidzba ini juga mampu menghasilkan tandan dengan jumlah buah yang lebat.
  • Citarasa Manis – Buah anggur akademik mempunyai rasa manis menyegarkan dengan sedikit rasa masam. Tingkat kemanisan anggur akademik mencapai 17—18 derajat briks.
  • Tingkat Adaptasi Tinggi – Tanaman anggur akademik avidzba mampu tumbuh dan berproduksi dengan baik pada dataran rendah bahkan dengan iklim panas sekalipun seperti daerah Bekasi.
  • Produktifitas Tinggi – Tanaman anggur akademik juga mampu menghasilkan tandan dengan jumlah buah yang lebat.

Buah anggur akademik

Bibit Anggur akademik

Spesifikasi Bibit Tanaman Akademik Avidzba :

  • Nama Varietas : Anggur Akademik Avidzba
  • Nama Ilmiah : –
  • Asal Daerah : Negara ukraina
  • Asal Bibit : Hasil Okulasi / stek batang
  • Tingi Tanaman : Bibit dengan tinggi 20cm – 50cm
  • Rekomendasi Tempat tinggal : dataran rendah hingga dataran tinggi.
  • Tingkat adaptasi: sangat baik & vigor (rekomended)
  • Masa produktif : 1-2 tahun
  • Tingkat Kematangan: 80 -110 hari
  • Info Lain : bibit sudah ditempel sehingga tinggal menunggu bibit berbuah.

 

× ada yang bisa kami bantu?