Bibit Rambutan Binjai

Bibit Rambutan Binjai – Bibit Rambutan Unggul, Cepat Berbuah Dengan Tampilan Cantik, Daging Ngelotok, Citarasa Manis dan Tingkat Produktifitas Tinggi

Rambutan Binjai merupakan varietas Rambutan unggul yang berasal dari Binjai, Sumatera Utara. Keunggulan dari Rambutan ini adalah rasanya yang manis, daging buah tebal, dan tidak lengket dengan biji. Bibit Rambutan binjai dikenal memiliki adaptasi yang baik, terkenal cepat berbuah.

Bagi anda yang tertarik untuk membudidayakan tanaman rambutan sebagai peluang bisnis, Rambutan binjai ini menjadi pilihan yang sangat tepat. Selain itu, bagi para penghobiis, Rambutan binjai juga menjadi pilihan yang cocok untuk menghiasi halaman rumah anda sebagai tanaman buah dalam pot.

Rambutan Binjai
Rambutan Binjai

Karakteristik Buah Rambutan Binjai

Buah rambutan binjai mempunyai ukuran yang terbilang besar. Buah berbentuk bulat agak lonjong, kulit buah tebal dan agak keras. Bobot buah bisa mencapai 18 gram/buah.Buah berwarna merah menyala, memiliki rambut panjang dan kasar di bagian kulit buah serta tumbuh jarang.

Dari segi tekstur,  buah rambutan binjai mempunyai daging yang tebal berwarna putih keruh. Tekstur padat, kenyal dan “ngelothok”. Adapun Sebutan “ngelotok” sendiri mengacu pada daging buah yang saat dikupas bagian kulit bijinya masih melekat karena kadar airnya sedikit.

Untuk soal rasa? Buah rambutan binjai  ini memang telah diakui sangat unggul dalam hal citarasa. Buah rambutan binjai  memiliki tingkat kemanisan tergolong sangat tinggi. Dengan keunggulannya, buah ini menjadi oleh-oleh khas Binjai dan banyak diburu wisatawan.

Karakteristik Tanaman Rambutan Binjai

Rambutan binjai adalah salah satu jenis tanaman buah unggulan yang sudah sangat populer bagi pecinta buah. Konon kabarnya, tanaman buah pemilik nama latin Nephelium lappaceum ini berasal dari daerah Binjai, Sumatra utara, Indonesia.

Rambutan sendiri merupakan tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata “rambutan” berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.

Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia , Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.

Buah Rambutan Binjai

Syarat Tumbuh Rambutan Binjai

Syarat tumbuh bibit rambutan binjai adalah dataran rendah dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl dengan tipe iklim basah. Tanaman rambutan binjai ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4-6,5. Suhu udara 22-35° C.

Jenis tanah yag disukai oleh tanaman rambutan binjai adalah tanah yang gembur dan subur lebih disenangi. Adapun untuk curah hujan yang cocok untuk tanaman rambutan rapiah ini berkisar antara 1.500-3.000 mm per tahun.

Budidaya Rambutan Binjai

Dalam hal budidaya rambutan binjai, perawatan bibit rambutan binjai tergolong mudah. Lakukan penyiraman secara teratur, proses penyiraman di lakukan kecuali jika waktu musim hujan. Pada saat musim kemarau, tanaman buah ini hendaknya di siram 2 kali dalam sehari.

Untuk menghasilkan buah yang optimal, lakukan pemupukan dilakukan dalam rentan waktu 2 – 6 bulan setelah proses penanaman dengan memberikan pupuk NPK sekitar 200 gram, Setelah memasuki tahun kedua berikan dosis 450 – 500 gram dan di berikan dua kali dalam setahun. Setelah memasuki tahun ke tiga bisa di tambahkan menjadi 750 gram dan kemudian seterusnya.

Dengan perawatan yang baik, bibit tanaman rambutan binjai akan mulai berbuah pada umur 2-3 tahun sejak penanaman dengan menggunakan bibit hasil okulasi/cangkok/sambung). Tanaman rambutan binjai dikenal dengan tingkat produktifitasnya yang sangat tinggi. Saat memasuki usia produktif, pohon rambutan binjai mampu menghasilkan buah hingga mencapai 1.000 butir/pohon.

Bibit Rambutan Binjai

Spesifikasi Bibit Rambutan Binjai

  • Nama : Bibit Rambutan Binjai
  • Nama Ilmiah : Nephelium lappaceum
  • Asal Daerah : Binjai, Sumatra Utara
  • Asal bibit : Hasil Okulasi
  • Tinggi Tanaman : tinggi 50 cm – 70 cm
  • Iklim ideal untuk tumbuh optimal : dataran rendah dengan cuaca panas
  • Penyiraman : Penyiraman satu kali sehari
  • Kebutuhan penyinaran : Penyinaran matahari sepanjang hari
  • Sinar matahari : sepanjang hari
  • Waktu berbuah : 2-3 tahun dengan perawatan optimum akan rajin berbuah sepanjang tahun
  • informasi lain : bibit sudah ditempel dan siap menunggu bibit berkembang dan berbuah

Jika ditanam dengan Pot (Tabulampot) :

  • Rekomendasi ukuran Pot : Diameter lebih dari 60 cm ( ukuran besar)
  • Media tanam : Tanah 2 : Humus 1
  • Tips Pemberian Pupuk : dilakukan kira – kira 30 hari sekali menggunakan Pupuk NPK daun atau sejenisnya.
  • cara pemupukan ditabur dan dibenamkan disekeliling kanopi tanaman
  • Cara Perawatan : bersihkan gulam secara berkala.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *