Bibit Alpukat Wurtz

Bibit Alpukat Wurtz – Bibit Tanaman Alpukat Unggul Cepat Berbuah Dengan Postur Pohon Kecil dan Cocok Untuk Tabulampot

Alpukat wurtz termasuk jenis alpukat yang satu ini terbilang unik, karena ketinggian maksimal dari pohon alpukat ini hanya hingga 4 meter saja. Bukan hanya, pohonnya yang pendek, tapi buahnya juga berukuran mungil. sehingga alpukat yang berasal dari Amerika Tengah ini mendapatkan julukan sebagai ‘alpukat kurcaci’.

Bibit Alpukat wurtz  sangat cocok untuk ditanam dalam pot. Perawatannya juga tergolong mudah sehingga cocok untuk seorang pemula sekalipun.

Bibit Alpukat Wurtz

Karakteristik Buah Alpukat wurtz

Buah Alpukat wurtz berbentuk oval dengan ukuran yang sedang, dengan bobot masing-masing buah sekitar 170 – 340 gram. Buah Alpukat wurtz Memiliki kulit berwarna hijau tua dengan tekstur bergerindil dan titik-titik kuning/hitam yang menyebar di permukaannya. Kulit relatif tebal sehingga termasuk jenis alpukat yang tahan lama tidak membusuk.

Dari segi tekstur, Buah Alpukat wurtz mempunyai daging yang tebal, bertekstur lembut dan memiliki biji yang berukuran kecil. Buah Alpukat wurtz mempunyai rasa yang konsisten, dengan kadar minyak 16%.

Uniknya lagi, buah alpukat jenis Alpukat wurtz tidak bisa matang ketika masih di pohon. Buah yang dipetik selalu masih keras dan belum bisa dimakan. Terlebih dahulu, alpukat harus dipetik dan didiamkan pada suhu ruangan untuk menjadikan dagingnya matang.

Karakteristik Tanaman Alpukat wurtz

Alpukat wurtz merupakan salah satu jenis alpukat unggulan yang berasal dari Meksiko dan Guatemala, Amerika Tengah. Tanaman buah pemilik nama latin Persea americana ini termasuk jenis alpukat hibrida yang berasal dari hasil persilangan antara alpukat Meksiko dan alpukat Guatemala.

Secara fisik, Pohon Alpukat wurtz memiliki postur yang cenderung pendek, pohon Alpukat wurtz paling tinggi hanya berkisar sekitar 3 meter saja. saat pohon alpukat varietas lainnya bisa mencapai ketinggian hingga 20 meter. itulah sebabnya, Alpukat wurtz ini mendapatkan julukan alpukat kurcaci.

Buah alpukat wurtz

Budidaya Alpukat Wrutz

Bibit Alpukat wurtz dapat tumbuh baik di daerah baik dataran tinggi maupun dataran rendah. Selain itu, Bibit alpukat wrutz juga cocok hidup pada daerah yang mempunyai iklim tropis. Media tanah yang cocok untuk pertumbuhan Alpukat wurtz adalah tanah berpasir dan banyak mengandung unsur hara.

Bibit Alpukat wurtz sangat membutuhkan penyinaran sinar matahari secara penuh. Namun saat berumur masih di bawah 1 tahun, hindari terkena sinar matahari langsung seharian, karena bisa membakar batangnya yang masih muda.

Perawatan bibit Alpukat wurtz tergolong mudah dan secara umum hampir sama dengan perawatan pada tanaman alpukat verietas lainnya. Beberapa hal yang perl diperhatikan dalam perawatan Alpukat wurtz antara lain : penyiraman, pemupukan dan pemangkasan.

Pada tahun pertama, bibit Alpukat wurtz tidak perlu mendapatkan pupuk. Baru di tahun berikutnya, Anda bisa mulai memberikan pupuk NPK (1:1:1) sekali dalam setahun. Ketika pohon Alpukat wurtz mulai berbuah, maka Anda bisa meningkatkan pemberian pupuk hingga tiga kali dalam setahun, terlebih di bulan-bulan musim panen antara Februari hingga September.

Alpukat wurtz termasuk jenis alpukat yang cepat berbuah, dengan perawatan yang optimal, bibit Alpukat wurtz akan mulai belajar saat tanaman sudah berumur 3-4 tahun setelah tanam. Hasil perbanyakan didapatkan dengan metode sambung pucuk. Adapun masa panen buah Alpukat wurtz biasanya terjadi pada bulan Mei dan September.

Bibit Alpukat Wurtz

Informasi Bibit Tanaman Alpukat wurtz

  • Nama : Bibit Alpukat wurtz
  • Nama Ilmiah : Persea americana
  • Asal Daerah : Mexico
  • Bibit Berasal: Hasil Okulasi
  • Ukuran bibit saat ini : 50 cm – 70 cm
  • Rekomendasi dataran : dataran rendah – tinggi
  • kondisi tempat tumbuh optimal : suhu panas maupun dingin
  • kebutuhan sinar matahari : Full sun ( penyinaran sepanjang hari )
  • Kapan berbuah : kira-kira 3-4 tahun
  • Info lain : bibit sudah ditempel dan siap menunggu bibit berkembang dan berbuah

jika dibudidayakan di dalam pot ( Tabulampot)

  • Rekomendasi ukuran pot : diameter > 60 an
  • Media tanam yang digunakan : tanah humus atau tanah kompos
  • Intensitas penyiraman : satu kali dalam sehari
  • Ilustrasi tinggi tanaman ketika tumbuh besar kurang lebih 300 cm
  • Tips pemberian pupuk (pemupukan) : dilakukan kira-kira 30 hari sekali. menggunakan pupuk NPK Daun.

Menariknya lagi adalah Alpukat wurtz ini dikenal memiliki umur produktif yang tergolong panjang, pohon Alpukat wurtz masih mampu menghasilkan buah walaupun sudah berumur hingga 20 tahun atau lebih. Dengan sifatnya yang genjah dan posturnya yang tergolong pendek, banyak penghobiis yang mengoleksi Alpukat wurtz ini untuk dijadikan tanaman hias dalam pot atau tabulampot.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *