Alpukat Kelud, Jenis Alpukat Dari Subang Yang Cepat Berbuah Dengan Ukuran Buah Jumbo, Citarasa Gurih lezat dan Cocok Untuk Tabulampot

Mengenal alpukat kelud

Alpukat Kelud, Jenis Alpukat Dari Subang Yang Cepat Berbuah Dengan Ukuran Buah Jumbo, Citarasa Gurih lezat dan Cocok Untuk Tabulampot

Alpukat Kelud adalah salah satu jenis tanaman alpukat lokal unggulan yang saat ini sedang viral banget pada tahun 2020 silam. Tanaman alpukat yang satu ini menjadi populer setelah mampu menghasilkan buah dengan presentase keberhasilan mencapai 90%. Dari Puluhan alpukat kelud ditanam di pot, hampir semuanya berhasil berbuah dan mampu menghasilkan buah yang begitu cantik.

Alpukat Kelud mencuri perhatian karena kemampuannya berbuah dengan baik walaupun ditanam didalam pot. bahkan memiliki presentase hingga 90% keberhasilan dalam berbuah.

Mengenal alpukat kelud

Karakteristik Buah Alpukat Kelud

Buahnya memiliki ukuran yang sangat besar dengan bentuk lonjong melengkung. Pangkalnya memiliki bentuk yang kecil kemudian membesar saat di ujung. Berat rata-rata alpukat kelud adalah sekitar 1,5 kg dan mampu mencapai berat maksimal 2kg lebih.

Kulit buahnya memiliki warna hijau saat masih muda, kemudian akan berubah menjadi kekuningan dan memiliki bercak saat buahnya sudah matang. Alpukat kelud mampu matang di pohon berbeda dengan beberapa jenis alpukat lain yang harus diperam lebih dulu agar bisa matang.

Daging buah alpukat kelud sangat tebal dengan warna kuning menggoda, warna kuning pada daging buah tersebut menjadikan alpukat kelud subang sebagai salah satu dari jenis alpukat mentega. Tekstur buahnya sangat lembut serta memiliki kadar air yang rendah. Rasa alpukat kelud tidak perlu diragukan lagi, rasa buahnya sangat lezat, gurih, dan juga pulen sehingga cocok untuk dijadikan sebagai buah meja. Cita rasa alpukat kelud yang lezat tersebut bahkan dinilai mendekati kelezatan rasa alpukat miki.

Walaupun memiliki daging buah yang tebal tidak lantas membuat biji buah alpukat kelud juga besar. Biji alpukat kelud masih tergolong kecil dan memiliki bentuk seperti biji nangka. Beiji kecilnya sedikit memanjang mengikuti bentuk daging buahnya.

Karakteristik Tanaman Alpukat Kelud

Alpukat kelud merupakan salah satu varietas alpukat lokal yang sudah ada dan cukup lama namun belum begitu terkenal. Namun pada tahun 2020, seorang pekebun alpukat asal Kediri, Jawa Timur memperkenalkan varietas alpukat lokal yang ditanam pada tabulampot.  Menurut beberapa sumber, Alpukat Kelud merupakan nama lain dari Alpukat Subang. Indukan alpukat kelud atau alpukat subang ini memang berasal dari daerah Subang Jawa Barat.

Secara fisik, Tanaman yang memiliki nama ilmiah Persea Americana ini memiliki penampilan yang mirip dengan jenis alpukat lainnya, jika anda ingin membedakannya dari jenis alpukat lain anda bisa menontonnya lewat bentuk daun. Ciri daun alpukat kelud memiliki ukuran yang sedang dan sedikit memanjang dengan warna hijau sedikit kusam saat sudah tua. Namun warna daun alpukat kelud saat masih muda cokelat kemerahan. Tekstur daunnya walaupun terlihat tebal tapi cukup tipis dengan jari-jari daun yang terlihat.

mengenal alpukat kelud

Syarat Tumbuh Alpukat Kelud

  • Alpukat kelud merupakan tanaman alpukat dataran rendah yang mampu tumbuh dan berbuah dengan baik juga pada dataran tinggi.
  • Optimalnya alpukat kelud dapat ditanam pada daerah dengan tingkat ketinggian 10-600 mdpl. Namun pohonnya mampu tumbuh dan berbuah hingga ketinggian 1000 mdpl.
  • Jenis tanah yang cocok untuk ditanami alpukat subang adalah tanah gembur yang kaya akan unsur hara di dalamnya.
  • Tingkat keasaman tanah yang baik digunakan untuk menanam alpukat kelud memiliki pH 5,6 – 6.5.
    Pohon alpukat subang harus terkena sinar matahari penuh sepanjang hari agar dapat mneghasilkan buah yang optimal.
Mengenal alpukat kelud

Budidaya Alpukat Kelud

Budidaya alpukat kelud juga sangatlah mudah, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun. Hal ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.

Jika dirawat dengan baik, pohon alpukat kelud biasanya akan mulai memproduksi buah saat sudah berumur 3 – 5 tahun sejak penanaman dengan menggunakan bibit hasil okulasi atau sambung pucuk.

Keunggulan lainnya adalah alpukat kelud ini sangat rekomended dijadikan tanaman buah dalam pot atau tabulampot alpukat kelud untuk mempercantik halaman rumah. Walaupun di tanam dalam pot, namun tabulampot alpukat kelud tetap tumbuh baik baik dan mampu berbuah dengan optimal. Perawatan tabulampot alpukat kelud juga tergolong mudah bahkan untuk seorang pemula sekalipun.

Demikianlah informasi tentang alpukat kelud. Alpukat kelud ini dapat menjadi alternatif pilihan bagi anda yang hendak mengoleksi tabulampot alpukat. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*