7 Cara Menanam Rambutan Rapiah Agar Tumbuh Optimal dan Mampu Berbuah Dengan  Hasil Maksimal

7 Cara Menanam Rambutan Rapiah Agar Tumbuh Optimal dan Mampu Berbuah Dengan  Hasil Maksimal

Cara Menanam Rambutan Rapiah – Menanam rambutan rapiah dapat dilakukan dipekarangan rumah. Perawatannya tergolong mudah sehingga tidak mengganggu rutinitas. Bahkan, rambutan rapiah termasuk jenis rambutan yang genjah, tak heran banyak pohon rambutan rapiah yang mampu berbuah lebat di daerah perumahan masyarakat.

Rambutan rapiah sebenarnya cocok pada iklim yang basah karena membutuhkan curah hujan yang teratur, namun juga membutuhkan musim kemarau untuk merangsang pembungaan.

cara menanam Rambutan rapiah

Syarat Tumbuh Rambutan Rapiah

  • Tanaman rambutan rapiah tumbuh dan berbuah baik di dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl
  • Tanaman rambutan rapiah cocok tumbuh pada tipe iklim basah dengan Curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun
  • Suhu udara yang diharapkan untuk pertumbuhan rambutan rapiah berkisar antara 22-35° C.
  • Jenis tanah yang di senangi bibit rambutan rapiah adalah Tanah yang gembur dan subur.
  • Tanaman rambutan rapiah ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4-6,5.

Jika anda tertarik untuk menanam rambutan rapiah dipekarangan rumah, simak cara menanam rambutan agar cepat berbuah. berikut ulasannya

1. Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit adalah cara awal yang paling penting yang harus dilakukan demi hasil yang akan diperoleh. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas unggul dianjurkan untuk memilih bibit rambutan rapiah yang berasal dari perbanyakan vegetatif seperti cangkok, stek atau okulasi.

Hal ini bertujuan supaya lebih cepat berbuah bila dibandingkan dengan pembibitan generatif. Pilihlan bibit rambutan rapiah yang sehat, tidak layu dan tidak terserang hama &penyakit. Pilihlah bibit yang berdaun rindang, batang kokoh dan memiliki akar yang kuat.

cara menanam Rambutan rapiah

2. Persiapan Lahan Tanam

Bibit Rambutan Rapiah sebaiknya ditanam dengan jarak 12-14 meter antara satu pohon dengan pohon yang lainnya. Namun, sebelum tanaman berumur 1,5 bulan Anda bisa mempersiapkan proses pembibitan dengan menanam bibit dengan jarak 10 x 10 cm.

Setelah bibit siap dan telah berumur 1,5 bulan, maka saatnya dipindahkan ke lubang tanam yang lebih luas untuk mengotimalkan pertumbuhannya.

3. Persiapan Lubang Tanam

Anda bisa membuat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50cm untuk 1 buah bibit yang akan diletakkan di dalamnya. Lubang tanam yang sudah dipersiapkan jangan langsung ditanam dengan bibit Rambutan Rapiah, Anda perlu mengistirahatkan lubang tanam sekitar 2 minggu.

4. Penanaman Bibit Rambutan Rapiah

Setelah berlangsung selama 2 pekan lubang ditutup dengan susunan tanah seperti sedia kala dan tanah yang bagian atas dikembalikan setelah dicampur dengan 3 blek (1 blek kurang lebih 20 liter) pupuk kandang yang sudah matang, dn kira-kira 4 pekan dan tanah yang berada di lubang bekas galian tersebut sudah mulai menurun baru rambutan ditanam dan tidak perlu terlalu dlm secukupnya, maksudnya batas antara akar & batang rambutan diusahakan setinggi permukaan tanah yg ada disekelilingnya.

5. Tahap Pemeliharaan

Secara umum, Perawatan bibit Rambutan Rapiah hampir sama dengan perawatan jenis rambutan lainnya seperti rambutan binjai. Selain itu, perawatan rambutan rapiah tergolong mudah dilakukan karena tidak memerlukan perawatan khusus.  Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam perawatan Rambutan Rapiah :

– Penyiraman dan Penggemburan

Penyiraman sangat perlu terutama saat awal penanaman dan musim kemarau. Penyiraman dilakukan setiap hari pada sore hari. Namun, hindari penyiraman berlebihan hingga terjadi genangan air karena bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar.

Selain itu, akan terjadi pemadatan media. Jika hal itu terjadi, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai merusak akarnya.

– Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan agar tanaman tampak pendek serta cabang dan pertumbuhannya seimbang. Pemangkasan pertama kali dilakukan saat tanaman berumur kurang dari setahun, atau tinggi batang sekitar 60 – 70 cm dari permukaan drum.

Cara pemangkasannya dengan memilih dan memelihara tiga cabang primer. Jika panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder. Selanjutnya, pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer.

Setelah itu, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier dan pilih hanya tiga cabang tersier. Ketiga cabang tersier ini akan mengalami pembungaan dan pembuahan. Pemangkasan kemudian dilakukan sesudah pemanenan buah.

6. Tahap Pemupukan

Tahap pemupukan Rambutan rapiah menjadi salah satu tahapan yang sangat penting dalam pertumbuhan dan antara lain :

Pada Umur Satu bulan setelah tanam : Berikan pupuk NPK mutiara dengan komposisi 25:7:7 dengan konsentrasi 10g/liter air. Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Pada Umur 3 Bulan : Berikan pupuk mutiara dengan komposisi 16:16:16 dengan konsentrasi 10g/liter air. Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Penggunaannya untuk penanaman di pot sebanyak lima kilogram per pot, sedangkan penanaman di lahan sebanyak 15 – 20 kg per pohon.

7. Tahap Panen

Buah rambutan bisa segera dipetik sekitar 4 bulan dari munculnya bunga. Tidak sulit untuk memanen Rambutan Rapiah, sebab yang perlu Anda lakukan adalah memotong tangka buah yang ada.

Bulan Desember sampai Februari biasanya menjadi musim panen untuk Rambutan Rapiah dan jika Anda melakukan perawatan dengan optimal, maka potensi panen yang bisa didapatkan sekitar 500 Kg untuk 1 pohon rambutan.

demikianlah informasi tentang cara menanam Rambutan Rapiah Agar tumbuh dengan optimal dari pemilihan bibit hingga Panen buahnya. Selain memiliki citarasa yang manis Bibit rambutan Rapiah Juga ternyata Menyimpan banyak Manfaat dari buah hinggga akarnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua . Terima kasih

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *