7 Cara Menanam Jambu Bajang Leang Agar Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Mampu Berbuah Dengan Lebat

7 Cara Menanam Jambu Bajang Leang Agar Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Mampu Berbuah Dengan Lebat

Cara Menanam Jambu Bajang Leang – Jambu bajang leang adalah jenis tanaman jambu air unggulan yang berasal dari Negara Thailand. Jambu bajang leang termasuk jenis jambu yang paling banyak diburu oleh pecinta tanaman jambu air. Jambu bajang leang terkenal akan ukuran buahnya yang jumbo, sebesar genggaman tangan orang dewasa. Selain itu, buah jambu bajang leang juga memiliki citarasa yang manis dengan daging buah yang juicy dan renyah saat di makan. Tanaman jambu ini mampu berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim, berbuah lebat, dan dapat berbuah berkali-kali dalam setahun. Selain itu, pohon jambu bajang leang memiliki Postur yang tidak terlalu tinggi dengan tampilannya yang menarik membuat tanaman jambu bajang leang sering dijadikan tanaman hias di dalam pot. Dalam Penanaman dan perawatan jambu bajang leang tergolong tidak sulit. Bahkan seorang pemula sekalipun dapat melakukannya. Secara umum perawatan jambu bajang leang sama saja dengan penanaman dan perawatan jambu air lainnya.
cara menanam jambu bajang leang
cara menanam jambu bajang leang

Syarat Tumbuh Jambu Bajang Leang

  • Bibit jambu bajang leang mampu tumbuh optimal di dataran rendah dengan ketinggian yang berkisar antara 0 – 700 mdpl.
  • Bibit jambu bajang leang Toleransi ketinggian yang masih dapat ditanami, meskipun dengan hasil yang mungkin kurang optimal adalah dataran tinggi 1.200 mdpl.
  • Sebagai tanaman tropis, Bibit jambu bajang leang memerlukan sinar matahari penuh sepanjang hari sehingga tumbuh dengan baik di tempat terbuka.
  • Curah hujan yang dibutuhkan untuk bertumbuhan Bibit jambu bajang leang berkisar antara 1000 – 2500 mm per tahun dengan 3 – 4 bulan kering.
  • Jenis tanah yang disukai Bibit jambu bajang leang adalah tanah lempung yang subur dengan drainase baik, derajat keasaman tanah (pH) 6. Kecepatan angin sedang, cukup untuk membantu penyerbukan.
Berikut ini adalah Cara Menanam Jambu Bajang leang agar tumbuh subur cepat berbuah. Berikut ulasannya. 

1. Pemilihan Bibit

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam bertanam jambu air bajang leang adalah pemilihan bibit jambu bajang leang unggul. Dalam memilih bibit jambu air sebaiknya memilih dari hasil perbanyakan vegetatif melalui okulasi atau sambung pucuk. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bibit yang memiliki sifat yang sama dengan induknya. Pilihlah bibit jambu air bajang leang dengan tampilan fisik yang sehat, tegak, segar, memiliki perakaran yang kuat dan tidak terserang hama dan penyakit.
Bibit Jambu Bajang leang

2. Pengolahan Lahan

Tahap pengolahan lahan dapat dilakukan dengan membersihkan lahan dari gulma ataupun tanaman pengganggu lain, juga sisa-sisa tanaman yang terdahulu. Kemudian Gemburkan tanah dengan cangkul sambil memastikan bahwa tidak ada organisme pengganggu yang tersembunyi di dalam tanah. Selanjutnya mulai membuat lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm. Oleh karena tanaman jambu bajang leang dikenal ini memiliki tajuk yang lebar. Sebaiknya jarak tanam antar lubang 4 x 4 m atau 5 x 5 m dari tanaman lainnya, tergantung luas lahan.

3. Penanaman Bibit

Proses penanaman bibit jambu bajang leang sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan. Adapun waktu yang tepat untuk bertanam jambu citra adalah pada pagi atau sore hari. Hal bertujuan agar proses adaptasi bibit dapat berjalan lancar.
  • Setelah lahan siap, segera tanam bibit jambu air bajang leang.
  • Lepaskan polybagnya dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan media tanam bawaan dari polybag.
  • Masukkan bibit jambu bajang leang dan media tanamnya ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah galian. Padatkan tanah di sekitar bibit.
  • Di masa awal pertumbuhan, sirami tanaman jambu air bajang leang  dua kali sehari, pagi dan sore hari. Setelah tanaman besar dan siap berbuah, cukup disirami satu kali sehari atau melihat musim.

4. Perawatan Tanaman

Dalam perawatan bibit jambu bajang leang hampir sama dengan perawatan jambu jenis lainnya. mulai dari penyiraman, pemangkasan hingga penyiangan tanaman. – Penyiraman Penyiraman 1 – 2 kali sehari tergantung cuaca dan kelembapan tanah. Penyiraman dengan air ledeng perlu didiamkan terlebih dahulu semalaman agar kandungan kaporit dalam air mengendap. Setelah tanaman dewasa (>2 tahun) penyiraman hanya satu kali sehari ketika cuaca panas. Waktu penyiraman pagi dan atau sore hari saat sinar matahari tidak terik. – Penyiangan Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh tidak dikehendaki. Agar tanaman tumbuh dengan baik maka gulma-gulma tersebut harus disiangi secara rutin. Proses penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma dan rumput liar yang tumbuh disekitar bibit jambu air bajang leang dengan menggunakan cangkul atau dengan manual – Penggemburan Tanah Tanah sebagai media tanam yang berada di sekitar perakaran lama kelamaan akan mengalami kepadatan sehingga rongga udara dan air di dalam tanah akan berkurang. Hal ini akan berdampak terganggunya akar tanaman jambu air bajang leang untuk menyerap nutrisi dengan baik. Oleh karena itu, tanah di sekitar tanaman jambu bajang leang perlu digemburkan secara periodik. Proses pengemburan dapat menggunakan bantuan alat cangkul dan sejenisnya. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak memutus akar tanaman jambu bajang leang. – Pemangkasan Tanaman Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat atau ranting-ranting yang mati. Pemangkasan dilakukan secara hati-hati agar luka bekas pemangkasan terhindar dari infeksi penyakit dan luka bekas pemangkasan sebaiknya diberi penutup luka seperti parafin cair.

5. Tahap Pemupukan

Tahap pemupukan menjadi salah satu tahap yang penting dalam budidaya jambu bajang leang. Pemberian nutrisi menjadi salah satu aspek dan menjaga pertumbuhan bibit jambu dan mampu menghasilkan buah yang berkualitas unggul. – Umur Tanaman, Tiga bulan setelah penanaman
  • waktunya memberikan pupuk lanjutan yang pertama. Terdiri atas pupuk kandang yang terbuat dari kotoran kandang sebanyak 15 kg per pohon dan pupuk TS 100 – 150 gr.
  • Ulangi pemupukan dengan interval 3 bulan sekali sehingga menjadi 4 kali dalam setahun.
– Pada Tahun Kedua
  • Tambahkan dengan NPK 15 : 15 : 15 sebanyak 25 gr per pohon/pot. Tahun ketiga dan seterusnya,
  • tambahan NPK menjadi 100 gr per pohon/pot. Cara pemberian pupuk dengan membuat parit sedalam 10 cm melingkari bagian bawah tajuk tanaman, taburkan pupuk ke dalam parit lalu tutup kembali dengan tanah.
  • Untuk pupuk NPK yang berbentuk padat (tablet), benamkan sedalam 10 cm di sekitar pangkal batang. Untuk memacu pembuahan, tambahkan ZPT jika perlu.
– Fase pembuahan
  • Saat tanaman jambu bajang leang telah memasuki fase pembuahan. Penyemprotan ZPT dimulai setelah tanaman kuat dan sehat (setelah pemupukan lanjutan yang pertama). Tunda jika cuaca panas.
  • Dosis ZPT 1 cc/1 – 2 liter air, diberikan 2 minggu sekali. Jika tanaman sedang berbuah, pemberian pupuk kandang ditambah menjadi 2 atau 3 kali sebulan karena pada masa ini tanaman memerlukan nutrisi lebih banyak dari biasanya.
6. Hama & Penyakit Hama utama jambu air bajang leang adalah lalat buah dan kutu buah. Penggunaan insektisida seringkali terbukti kurang efektif dan justru menyebabkan hama kebal terhadap insektisida lalu kembali menyerang tanaman. Cara yang paling efektif untuk melindungi buah dari lalat dan kutu adalah dengan membungkus buah sejak masih muda, penggunaan perangkap dengan feromon methyl eugenol, atau perangkap yellow sticky trap. Semprotkan insektisida hanya jika populasi hama terlalu tinggi untuk diatasi dengan cara-cara lain, dosisnya cukup 2 cc/liter air. Adapun penyakit yang sering dijumpai menyerang tanaman ini adalah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh jamur. Perbaikan sanitasi dan drainase, pemangkasan dan perampasan, membuang dan memusnahkan bagian-bagian tanaman yang sakit, serta menutup luka bekas pangkasan atau karena sebab-sebab lain dengan parafin atau karbolineum sudah cukup efektif untuk mengatasi penyakit tanaman ini.
Jambu Bajang Leang

7. Masa Panen

Jambu air bajang leang yang diperbanyak dengan metode vegetatif akan mulai belajar berbuah pada usia 1 – 2 tahun dan memasuki masa produktif sejak umur 2 tahun. Buah dapat dipanen jika ukurannya sudah maksimal, paduan ketiga warnanya mencolok, dan rasanya sudah manis. Petik menggunakan gunting tanaman yang tajam dan steril agar tidak merusak ranting. Petik buah yang sudah benar-benar matang saja karena jambu air bajang leang tidak melanjutkan proses pematangan setelah dipetik. Demikianlah informsai tentang cara menanam jambu air bajang leang. Untuk menghasilkan buah yang berkualitas unggul, hasil yang berkualitas unggul maka diperlukan beberapa tahapan mulai dari pemilihan bibit jambu bajang leang unggul hingga penanamannya. Anda bisa menerapkannya dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumahanda dapat menanam bibit jambu air bajang leang tersebut pada pekarangan rumah dengan sistem tambulapot. Sehingga pekarangan rumah anda menjadi lebih produktif. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.  

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *