6 Cara Menanam Jambu Madu Deli Hijau Agar Tumbuh Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Lebat

6 Cara Menanam Jambu Madu Deli Hijau Agar Tumbuh Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Lebat

Menanam Jambu Madu Deli Hijau – jambu air madu deli hijau merupakan salah satu buah yang beberapa tahun teakhir ini sangat diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Buah jambu madu deli hijau terkenal akan Rasanya yang manis seperti madu, ukuran buah yang besar dan tanpa biji kerap menggoda mata sekaligus lidah untuk menikmatinya. Selain itu, Buah jambu madu deli hijau juga dikenal memiliki Kandungan air dan vitamin C yang tinggi membuat para penggemar jambu tak hanya merasakan kesegarannya namun, juga merasakan khasiatnya untuk kesehatan. Jambu yang awalnya sukses dibudidayakan di Sumatera Utara.

cara menanam jambu madu deli hijau

Syarat Tumbuh Jambu madu Deli Hijau

  • Jambu air madu deli hijau adalah tanaman tropis dataran rendah yang tumbuh baik di ketinggian hingga 500 mdpl dengan sinar matahari penuh. Dapat pula tumbuh di dataran tinggi hingga 1000 mdpl, tetapi berpengaruh pada rasa buah yang tidak seenak jika ditanam di dataran rendah.
  • Tanaman Jambu air madu deli hijau menyukai tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung bahan organik. Tipe tanah yang dimaksud adalah tanah andosol dan grumosol. Akan tetapi, jika jenis tanah yang demikian sulit didapatkan, dapat menggunakan jenis tanah lain dengan perbaikan struktur melalui penambahan pupuk organik agar unsur kimia dan fisik tanahnya berubah.
  • Adapun iklim yang sempurna untuk membudidayakan jambu air citra adalah iklim dengan curah hujan sedang atau cenderung kering, antara 500 – 3000 mm per tahun dengan musim kemarau lebih dari empat bulan.
  • Tanaman Jambu air madu deli hijau ini tetap akan tumbuh di daerah yang curah hujannya tinggi, tetapi rasa buahnya hambar dan lebih banyak mengandung air.

Untuk Membudidayakan Jambu madu deli hijau termasuk mudah dan biaya untuk perawatan bibit jambu madu deli hijau tergolong murah dan tidak harus ada perlakuan khusus untuk perawatannya. Bagaimana ? anda tertarik untuk membudidayakan tanaman jambu air madu dheli hijau. Berikut ini adalah 6 tahapan dalam menanam jambu madu deli hijau agar tumbuh optimal dan cepat untuk berbuah. Berikut ulasannya. 

1. Pemilihan Bibit

Jambu Air Madu Dheli Hijau termasuk salah satu buah yang tak memiliki biji oleh karena itu pemilihan Bibit berasal dari hasil penyambungan atau penempelan (okulasi) dapat dilihat dari adanya bekas okulasi atau sambung sepanjang 20 – 30 centimeter dari bagian leher akar. Pilihlah bibit jambu madu deli hijau yang sudah berusia 4 bulan dengan minimal panjang tunas adalah 30 cm serta mempunyai minimal enam helai daun. Ciri-ciri bibit jambu madu deli hijau yang baik tentu saja tampak sehat dan subur, tidak berpenyakit, perakarannya bagus, batang kokoh, serta daunnya rimbun dan segar. Ukuran ideal bibit ketika hendak ditanam antara 50 – 60 cm.

2. Pengolahan Lahan

Langkah selanjutnya adalah pengolahan lahan pekarangan, siapkan lahan dengan membersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Kemudian, gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak.

Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 cm dengan kedalaman 40 cm. Beri jarak aman sekitar 4 x 3 atau 4 x 4 cm antarlubang tanam jika Anda hendak menanam lebih dari satu bibit. Selanjutnya, masukkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10 – 15 kg per lubang tanam. Diamkan selama 1 – 2 minggu.

3. Tahap Penanaman

Proses penanaman bibit jambu air madu deli hijau sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan. Adapun waktu yang tepat untuk bertanam jambu citra adalah pada pagi atau sore hari. Hal bertujuan agar proses adaptasi bibit dapat berjalan lancar.

  • Setelah lahan siap, segera tanam bibit jambu air madu deli hijau.
  • Lepaskan polybagnya dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan media tanam bawaan dari polybag.
  • Masukkan bibit jambu madu deli hijau dan media tanamnya ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah galian. Padatkan tanah di sekitar bibit.
  • Di masa awal pertumbuhan, sirami tanaman jambu air madu deli hijau  dua kali sehari, pagi dan sore hari. Setelah tanaman besar dan siap berbuah, cukup disirami satu kali sehari atau melihat musim.

3. Pemeliharaan Tanaman

– Penyiraman  Untuk merawat jambu air madu deli hijau dibutuhkan dua kali penyiraman. lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari. Tapi bila cuaca sedang hujan bibit jambu air tidak usah disiram. Usahakan penyiraman dilakukan dengan air sumur atau air bor yang tidak memiliki campuran kimia. Jika yang tersedia hanya air pam, alangkah baiknya jika air tersebut diendapkan terlebih dahulu di dalam drum atau tong sampai kandungan kimia dan kaporit yang ada di dalamnya turun ke bawah. Lalu gunakan hanya air yang berada di bagian atas.Tapi jika menyulitkan air pam tetap bisa langsung digunakan. – Penyiangan  Sebaiknya penyiangan dilakukan sebelum proses pemupukan. Tujuannya adalah agar nantinya pemupukan bisa berjalan lancar tanpa hambatan. Tanah sudah menjadi gembur, gulma pun sudah tidak ada. Proses penyiangan dilakukan dengan membuang gulma menggunakan alat cangkul atau sejenisnya. – Pemangkasan pemangkasan dilakukan pada buah jambu air yang mengarah ke atas atau yang berada di ujung ranting untuk merawat jambu air madu. Hal ini dilakukan karena buah yang berada pada tempat tersebut dipastikan akan jatuh karena tangkai tidak bisa menahan berat bunga. Sehingga dilakukan pemangkasan agar nutrisi yang terkandung bisa diserap bakal buah yang lain. Untuk dapat memaksimalkan hasil sisakan 1 sampai 2 bakal buah, bergantung pada kerapatan dompolan dan kemudahan pembungkusan. Dalam dompolan yang berisi 9 sampai 12 bakal buah. sisakan hanya 3 sampai 5 buah agar ukuran buah jambu air madu dheli hijau dapat tumbuh dengan ukuran maksimal.

4. Tahap Pemupukan

Untuk menambah ketersediaan unsur hara pada tanah, beri pupuk tambahan berupa pupuk organik atau pupuk kimia.

– Sebelum berbuah (masa vegetatif) Untuk mendukung pertumbuhan tanaman pada masa vegetatif, berikan pupuk NPK 16:16:16 sebanyak 1 – 2 sendok setiap 10 – 14 hari sekali. Berikan juga pupuk hayati dengan kandungan hara mikro dan makro setiap sebulan sekali.

– Setelah berbuah (masa generatif) Pada usia 7 – 8 bulan, tanaman buah jambu madu sudah memasuki masa generatif. Berikan pupuk MKP 28% (Mono Kalium Phospat) setiap 10 hari sekali. Pemberian pupuk hayati cair juga tetap perlu dilakukan setiap satu bulan sekali. Caranya adalah dengan melarutkan 30 mL pupuk cair Biotogrow ke dalam 15 liter air untuk menyiram 7 – 9 pohon.

5. Pembungkusan

Pembungkusan dilakukan untuk merawat jambu air madu deli hijau dan melindungi buah jambu air madhu dheli hijau dari serangan hama pengerat yang menyerang buah. Gunakan spunbond atau bahan kain sintetis, atau biasa dikenal dengan pur kertas atau kain kapas. Walaupun transparan bahan tersebut efektif untuk melindungi buah, memiliki sirkulasi yang baik, dan cepat kering jika terkena hujan. Jangan gunakan plastik, karena biarpun transparan plastik dapat menahan air di dalamnya, saat terjadi hujan air akan merendam buah dan membuatnya rusak.

6. Tahap Panen

Pada umumnya, buah jambu air madu deli hijau sudah bisa dipanen setelah 3 bulan terhitung sejak terbentuknya bunga. Ada beberapa tanda yang bisa diamati jika buah sudah siap panen. Diantaranya adalah ukuran buah tidak lagi bertambah besar, tercium aroma khas jambu madu, kulit tampak mengkilap, serta ada perubahan warna menjadi hijau keputihan dan mengkilap. Demikianlah informasi tentang cara menanam jambu madu deli hijau. Penanaman jambu bibit jambu madu deli hijau tergolong mudah dan tidak ribet. Asalkan mengikuti tahapan-tahapan yang telah dijelaskan diatas, bibit akan mampu tumbuh subur dan cepat berbuah. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua. terima kasih.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *