Tanaman Holtikulturan

5 Cara Mudah Menanam Bawang Merah di Polybag

Cara-Tanam-Bawang-Merah-Polybag

Inilah 5 Cara Mudah Dalam Menanam Bawang Merah di dalam Polybag

Mananam Bawang Merah Polybag – Bawang merah dikenal sebagai salah satu bumbu masak yang sangat terkenal luas dimasyarakat khususnya Indonesia. Bawang merah menjadi bumbu wajib dalam setiap masakan bersama dengan bawang putih.

Selian menjadi bumbu utama dalam memasak, bawang merah juga bisa dikonsumsi dengan cara lain seperti dijadikan bawang goreng, acar sebagai pelengkap masakan, atau bahkan di makan mentah. Selain itu, bawang Merah juga dapat membantu meningkatakan sirkulasi darah, dan meningkatkan kesehatan jantung. Tidak ada salahnya jika mencoba menanam bawang merah di rumah.

Menanam Bawang Merah Polybag

Menanam bawang merah polybag dapat menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan. Menanam bawang merah dalam polybag memiliki banyak keunggulan antara lain memanfaatkan lahan sekitar dipekarangan rumah dengan efisien. Cukup gali tanah yang bagus, lalu masukkan dalam pot, terus tanam deh tuh bibit bawang merah. Dengan menanam bawang merah dirumah sendiri, maka anda dapat menikmati hasilnya sendiri. Tertarik mencoba menanam bawang merah dalam polybag? berikut ulasannya.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam menanam bawang merah dalam polybag :

1.Pemilihan Benih Unggul

Dalam menanam bawang merah tidak boleh asal dalam memilih bibit bawang merah. Sebaiknya memilih benih bawang merah yang unggul. Ada beberapa jenis bibit bawang super yang bisa dipilih, seperti bima brebes, maja cipanas, timor, keling dan banteng. Untuk mendapatkan benih bawang merah yang unggul, kita bisa membelinya di toko pertanian.

Selain itu, kita juga bisa menggunakan bawang merah sisa bahan masak. Dan jika anda ingin menggunakan bibit dari bawang merah sisa bahan masak, berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan:

  • Bawang merah yang dapat ditanam adalah bawang merah yang sudah tua. Salah satu cara membedakan bawang merah yang tua dan yang muda adalah dengan melihat warnanya. Bawang merah yang sudah tua memiliki warna yang sudah yang lebih gelap dibandingkan bawang merah yang masih muda.
  • Pilih bawang merah yang bersifat tunggal atau tidak memiliki anakan.
  • Pilih bawang merah yang sudah terlihat tunas dibagian atas dan akar dibagian bawahnya.
  • Penampilan bawang tidak keriput
  • Bawang tidak dalam kondisi busuk.

2.Persiapan Media Tanam

Media tanam menjadi hal yang pokok dalam menanam bawang merah polybag. Hal karena media tanam yang akan mempengaruhi sukses tidaknya pertumbuhan dari tanaman bawang merah. pembuatan media tanam dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Sediakan tanah subur, pupuk kompos atau pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1
  • Campurkan ketiga bahan tersebut dengan mengaduk-aduknya sampai merata.
  • Letakkan campuran media tersebut di tempat yang teduh selama satu sampai dua minggu.

3.Penanaman Bibit

Penanaman tanaman bawang merah di dalam polybag dapat sudah dapat dilakukan ketika benih dan media yang akan digunakan sudah siap semuanya. Usahakan menanam bibit bawang merah tadi pada waktu pagi atau sore hari. Karena siang hari adalah saat dimana tumbuhan berfotosintesis dan juga udara lebih kering dibandingkan dengan pagi dan sore hari. Adapun Proses penanaman bibit bawang merah dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Siapkan polybag dengan ukuran 30x40cm yang memiliki lubang di bagian bawahnya.
  • Masukkan campuran media tanam yang telah disiapkan ke dalam polybag.
  • Tanah yang sudah dimasukan kedalam polybag ada baiknya disiram dengan air terlebih dahulu agar keadaan tanah lembab.
  • Sebelum ditanam, bibit bawang merah bagian atas bawang merah yang mengkerucut di potong ¼ bagian untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.
  • Saat ditanam, bagian yang sudah dipotong tadi harus berada di bagian atas dan bagian bawah bawang merah yang sudah mulai terlihat titik-titik akar diletakan di bawah.
  • Untuk pot ukuran 30 x 40 cm, bisa ditanamkan bibit bawang merah sebanyak maksimal 4 buah. Dengan jarak penanaman masing-masing 5 cm.
  • Bibit bawang merah yang anda tanam jangan dikubur secara keseluruhan. Biarkan bagian atas terkena udara dan sinar matahari secara langsung.

Jangan lupa tambahkan sedikit pupuk SP-36 dengan menggunakan takaran 3 gram per polybag. Jangan lupa tambahkan sedikit furadan dengan takaran satu sedok kecil.

4.Perawatan Bawang Merah

Proses perawatan mengambil poin paling banyak. Persiapan yang sudah bagus, proses tanam yang sempurna tidak akan menghasilkan panen yang baik tanpa ada perawatan yang rutin. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merawat tanaman bawang merah yang anda tanam agar mendapatkan hasil yang maksimal pada saat panen. Beberapa perawatan yang harus dilakukan adalah :

  • Penyiraman : Proses penyiraman yang terbaik untuk hari-hari pertama penanaman dengan frekuensi dua kali sehari pada pagi hari dan sore hari. bila taman sudah terlihat stabil, atau dengan umur lebih dari 10 hari, penyiraman bisa dilakukan setiap 1 kali sehari.
  • Pemupukan : sebelum penanaman proses pemupukan sudah dilakukan dengan pupuk dasar. Pupuk dasar ini bisa berupa pupuk kadang dan kompos. Kemudian dilakukan pemupukan susulan setelah tanaman berusia lebih dari setengah bulan dengan pupuk kombinasi. Anda bisa menambahkan pupuk NPK disetiap polybag dengan takaran 1 gram per polybag. Pemupukan susulan ini sebaiknya dilakukan setiap minggunya hingga tanaman bawang merah mencapai usia 6 minggu. Pemupukan susulan bisa menggunakan pupuk padat dan pupuk cair. Jika menggunkan pupuk cair maka lakukan penyemprotan tanaman setiap 15 hari setelah tanam dan 30 hari setelah tanam.
  • Penyiangan : proses penyiangan akan menghindarkan bawang merah dari gulma. Serta tidak ada perebutan mineral diantara bawang merah dengan tanaman liat tersebut.
  • Hama & Penyakit : hama yang sering muncul adalah hama ulat. Hama ini akan menyebabkan daun menjadi tidak utuh tergigit hama. Kemudian warna daun menjadi kombinasi bercak putih. Hama ini bisa di atasi dengan proses manual, atau pembuangan ulat dan telur dengan menggunakan tangan tanpa obat. Namun bisa juga dengan obat semprot bila hama semakin tidak bisa dikendalikan.
  • Mengatasi Daun Layu : sebuah penyakit yang disebut dengan layu Fasarium pun sama mengganggunya dengan hama ulat. Ini akan menyebabkan daun bawang menjadi layu sebelum waktu panen. Bila dibiarkan maka hasil panen bisa menurun dengan drastis. Ini bisa diakibatkan oleh jamur sehingga pengobatan dilakukan dengan fungisida. Atau dengan mencabut tanaman yang mengalami layu fasarium dan membuangnya jauh.

5.Tahap Panen

Bawang merah biasanya akan memasuki masa panen setelah berumur 60 hingg 70 hari sejak tanggal tanam. Salah satu cara mengetahui tanaman bawang merah sudah siap panen atau belum adalah dengan memperhatikan daun bawang merah. Jika daun bawang merah sudah tinggi dan 70% sudah merunduk, itu tandanya tanaman bawang merah anda sudah bisa dipanen. Sedangkan bila akan digunakan untuk pembibitan ulang maka rebahan mencapai 90%.

Demikianlah informsai tentang menanam bawang merah dalam polybag. Untuk menghasilkan bawang merah yang berkualitas unggul, diperlukan beberapa tahapan mulai dari pemilihan benih unggul, persiapan media tanam, perawatan hingga penanaman. Anda bisa menerapkannya dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumah. Sehingga pekarangan rumah anda menjadi lebih produktif. Semoga bermanfaat untuk kita semua. terima kasih.

Leave a Reply