Tanaman Holtikulturan

5 Cara Menanam Tabulampot Kelengkeng Pingpong Dengan Benar Agar Mampu Berbuah Dengan Lebat

Cara-Tanam-Kelengkeng-Pingpong

5 Cara Menanam Tabulampot Kelengkeng Pingpong Dengan Benar Agar Mampu Berbuah Dengan Lebat

Cara Tanam Kelengkeng Pingpong

Cara Tanam Tabulampot Kelengkeng Pingpong – Kelengkeng Pingpong merupakan salah satu jenis kelengkeng unggulan yang berasal Vietnam. Jenis kelengkeng pingpong ini dikenal dengan ukuran buahnya yang cukup besar dan hampir sama dengan ukuran bola pingpong. Buah kelengkeng pingpong juga mempunyai rasa yang manis dan daging buah yang tebal. Perpaduan antara ukuran buah yang besar dengan citarasanya yang manis menyegarkan tidak heran jika saat ini kelengkeng pingpong memiliki banyak penggemar.

Kelengkeng pingpong memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenis lain, seperti ukuran daun yang relatif kecil dan buah muncul pada setiap cabang. Oleh karena itu, produktivitas tanaman lengkeng pingpong tergantung pada banyak sedikitnya percabangan. Jika menghendaki buah yang lebat, pemangkasan tajuk secara rutin mutlak diperlukan sejak dini. Selain itu, Tanaman Kelengkeng pingpong terkenal mudah dirawat dan tahan terhadap hama penyakit.

Tanaman kelengkeng pingpong termasuk salah satu jenis kelengkeng dataran rendah yang terkenal dengan sifatnya yang genjah (mudah berbuah). Dalam satu tahun tanaman kelengkeng ini sudah mulai belajar berbuah. Selain itu, tanaman kelengkeng pingpong ini juga sangat disukai oleh kalangan penghobiis dan petani karena termasuk tanaman yang memiliki produktivitas tinggi dan mampu berbuah lebih dari satu kali dalam setahun tanpa mengenal musim.

Tertarik untuk, bertanam Lalu, bagaimana agar pohon kelengkeng pingpong yang Anda tanam dapat cepat berbuah dan produktif? Berikut tips menanam dan merawat kelengkeng pingpong bagi Anda para pecinta buah kelengkeng.

Syarat Tumbuh Kelengkeng Pingpong

  • Tanaman kelengkeng pingpong lebih cocok ditanam di dataran rendah, antara 200- 600 m dpl.
  • Suhu yang tepat untuk kelengkeng pingpong berbunga dan berbuah berkisar 20 – 25o C. Suhu malan yang tinggi (> 25o C) dapat menghambat perkembangan buah. Bahkan, suhu diatas 40o C akan menyebabkan buah rusak dan rontok.
  • Intensitas curah hujan yang diinginkan tanaman lengkeng pingpong berkisar 1.500 mm/tahun.
  • Tanaman lengkeng pingpong dapat tumbuh subur pada tanah liat berpasir.
  • Kekeringan selama periode berbunga dan berbuah dapat menyebabkan produktifitas buah menurun. Namun, curah hujan yang berlebihan pada periode berbunga dapat menyebabkan bunga rontok sehingga penyerbukan tidak berlangsung sempurna, bahkan gagal.
  • Tanaman lengkeng pingpong cukup sensitif terhadap kelembapan tinggi. Jika tanaman kelengkeng ini ditanam didaerah yang memiliki kelembapan tinggi dan berkepanjangan, tanaman bisa membusuk, bahkan mati.
  • Pada periode berbuah, penyinaran menjadi faktor yang penting. Jika penyinaran matahari kurang, bisa menyebabkan buah rontok. Hal ini karena kurangnya produksi fotosintesis.
BACA JUGA :   Langkah Mudah Melakukan Teknik Top Working Pada Tanaman Buah Agar Cepat Berhasil

1.Pemilihan Bibit Unggul
Langkah awal dalam dalam menanam tabulampot kelengkeng pingpong adalah memilih bibit unggul. Usahakan memilih dari bibit hasil perbanyakan okulasi yang telah berumur minimal lima bulan dengan satu tunas mata tempel yang panjangnya minimal 40 cm, pilihlah bibit kelengkeng pingpong yang telah memiliki enam helai daun atau lebih. Pilihlah bibit yang memiliki pertumbuhan normal, batang yang tegak dan terbebas dari serangan hama dan penyakit utama.

bibit Kelengkeng Pingpong

2.Penanaman di Pot
Penanaman dalam pot atau tabulampot kelengkeng pingpong dapat difungsikan sebagai penghias halaman rumah. Pemilihan pot untuk tabulampot dapat berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor. Semakin tinggi bibit, direkomendasikan untuk menggunakan pot yang mimiliki tinggi dan diameter yang lebih besar. Tahapan dalam menanam kelengkeng pingpong dalam pot sebagai berikut.

  • Masukkan pecahan genting kedasar pot, lalu tambahkan media tanam, berupa campuran pasir malang, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1 hingga mendekati bibir pot. Buat lubang tanam sebasar media tanam bibit.
  • Ambil bibit kelengkeng pingpong, lalu sobek atau buka polibagnya menggunakan pisau atau gunting untuk mempermudah mengeluarkan bibit sebasar media tanamanya.
  • Tanam bibit kelengkeng pingpong dan tambahkan media tanam.
  • Siram tanaman kelengkeng sampai air keluar dari bagian bawah pot.
  • Biarkan tanaman kelengkeng pingpong berada ditempat teduh hingga tumbuh tunas tunas baru. Setelah itu, pindahkan tabulampot kelengkeng pingpong ke tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

3.Tahap Perawatan
Agar tumbuh subur dan rajin berbuah, tanaman kelengkeng pingpong harus dipelihara dengan intensif. Beberapa perawatan yang perlu diperhatikan meliputi penyiraman, pemangkasan, dan cara mempercepat kelengkeng pingpong berbuah.

-Penyiraman
Proses penyiraman tanaman kelengkeng pingpong dapat dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari yakni pada pagi dan sore hari. Namun, apabila kondisi media tanam masih terlihat basah, penyiraman cukup dilakukan sekali saja dalam sehari.

-Pemangkasan
Pemangkasan diperlukan untuk memperindah tajuk. Rumus pemangkasan yang baik seharusnya menggunakan pola 1:3:9. Dengan banyaknya cabang maka tempat calon bakal bunga akan banyak pula. Untuk kelengkeng pingpong yang pembentukan cabangnya cenderung memanjang, perlu disiapkan empat tiang penyangga yang dipasang disekeliling pohon berjarak 1,5 m antar tiang dengan tinggi 1,5 m. pemangkasan juga diperlukan pada saat tanaman kelengkeng pingpong memasukki masa pembungaan dan pembuahaan untuk mendapatkan jumlah dan kualitas buah yang baik. Cara pemangkasannya sebagai berikut.

  • Pemangkasan tandan bunga bila lebih panjang dari 10 cm.
  • Pemangkasan tanda buah, sebanyka 10% dari buah yang terbentuk.
  • Pemangkasan tunasi air agar pembentukan buah optium.
BACA JUGA :   Mengenal 11 Hama Penyakit Pada Tanaman Durian Yang Paling Berbahaya dan Cara Penanggulangannya

4.Tahap Pemupukan
pemupukan menjadi salah satu unsur yang sangat penting dalam tabulampot lengkeng pingpong. Tanaman kelengkeng pingpong yang enggan berbuah bisa karean tanah/media tanamanya tidak subur atau kekurangan unsur unsur makro yang dibutuhkan, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Adapun proses pemupukan pada tabulampot kelengkeng pingpong sebagai berikut :

Pemupukan kelengkeng pingpong sebelum berbuah :

  • Umur 1 tahun : Pupuk NPK : 15 : 15 : 15 sebanyak 1 kg/ph Frekuensi 4 x/thn, Pupuk Organik sebanyak 10 kg/ph Frekuensi 2 x/thn,
  • umur 2 tahun : Pupuk NPK : 15 : 15 : 15 sebanyak 2 kg/ph Frekuensi 4 x/thn, Pupuk Organik sebanyak 10 kg/ph Frekuensi 2 x/thn,
  • umur 3 tahun : Pupuk NPK : 15 : 15 : 15 sebanyak 2 kg/ph Frekuensi 4 x/thn, Pupuk Organik sebanyak 10 kg/ph Frekuensi 2 x/thn,
  • umur 4 tahun : Pupuk NPK : 15 : 15 : 15 sebanyak 3 kg/ph Frekuensi 4 x/thn, Pupuk Organik sebanyak 15 kg/ph Frekuensi 2 x/thn,

Pemupukan kelengkeng pingpong setelah berbuah :

  • 2 minggu setelah panen : Berikan NPK (20:10:10) dengan dosis 2kg/ph dan Pupuk organik 5 – 10 kg/ph. Hal ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan baru
  • Ketika tangkai bunga sudah muncul : berikan NPK (15:15:15) dengan dosis 1 kg/ph bertujuan untuk membantu pembentukan buah
  • Ketika buah terbentuk : berikan NPK (15:15:15) engan dosis 1 kg/ph bertujuan untuk membantu perkembangan buah
  • Sebulan setelah pemupukan pembentukan buah : Berikan NPK (12:12:21) 1 kg/ph bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas buah

Tips Agar Kelengkeng Pingpong Cepat berbuah

Untuk mempercepat masa berbuah, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Stres air, karena kekurangan air akan memicu tanaman berbunga. Caranya, tanaman lengkeng dalam pot tidak disiram selama 2 – 3 hari. Setelah terlihat layu, tanaman disiram air sebanyak-banyaknya. Jika bunga tidak muncul juga, pengeringan bisa dilakukan lagi.
  • Pemberian KCIO3 (kalium klorat/ potash untuk racun ikan) atau NaCIO3 (natrium klorat), dengan cara dilarutkan dalam air dan disiramkan disekitar tajuk pada saat tanaman tidak menghasilkan disekitar tajuk pada saat tanaman tidak menghasilkan tunas atau bseluruh daun terlihat hijau.
  • Pemangkasan, Setelah buah dipanen, juga perlu dilakukan pemangkasan untuk merangsang pertumbuhan yang sehat. Caranya sebagai berikut.
  • – Pangkas sisa tangkai buah.
  • – Pengkas cabang dan ranting yang mengering.
  • – Pangkas bagian cabang yang daun atau batangnya terkena penyakit.
Kelengkeng Pingpong

5.Tahap Panen
Pada umumnya buah kelengkeng pingpong dapat mulai dipanen setelah berumur 4 – 5 bulan setelah bunga mekar. Selain itu, lengkeng termasuk buah nonklimakterik sehingga harus dipanen matang di pohan karena tidak dapat diperam. Tanda tanda buah lengkeng yang siap panen antara lain :

  • warna kulit buah berubah dari hijau menjadi kuning cerah
  • mengeluarkan aroma khas lengkeng dan rasanya sudah manis
  • Tekstur buah kelengkeng pingpong terasa lunak saat tekan dengan jari.
BACA JUGA :   6 Cara Menanam Cabe Dalam Pot Agar Cepat Berbuah

Pemanen buah kelengkeng pingpong sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Pemanenan dilakukan dengan alat yang dapat memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting panen bertangkai panjang.

Demikian informasi tentang cara menanam dan merawat tabulampot kelengkeng pingpong agar tumbuh dengan baik, cepat berbuah, dan produktif. Dalam menanam kelengkeng pingpong dalam pot ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain : pemilihan bibit unggul, pengairan, pamangkasan, pemupukan dan tahap panen. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk kita semua. Selamat mencoba.


kata terkait,
kelengkeng pingpong, tabulampot kelengkeng pingpong, cara tanam kelengkeng pingpong, bertanam kelengkeng pingpong, menanam kelengkeng pingpong, perawatan kelengkeng pingpong, panduan budidaya kelengkeng pingpong, budidaya kelengkeng pingpong, pemangkasan kelengkeng pingpong, pemupukan kelengkeng pingpong, panen kelengkeng pingpong, merawat kelengkeng pingpong,

Leave a Reply

Theme by Anders Norén