Tanaman Holtikulturan

5 Cara Menanam dan Merawat Kelengkeng Diamond River Dalam Pot Agar Mampu Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Cara-Tanam-Kelengkeng-Diamond-River

5 Cara Menanam dan Merawat Kelengkeng Diamond River Dalam Pot Agar Mampu Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

cara tanam Kelengkeng Diamond River

Cara Tanam Kelengkeng Diamond River – Kelengkeng diamond river merupakan salah satu jenis kelengkeng unggul yang berasal dari China, dan sudah banyak dibudidayakan di Malaysia. Buah kelengkeng Diamond river ini dikenal mempunyai rasa yang manis. Daging buahnya cukup tebal, berair (juicy) dan memiliki aroma yang khas. Selain itu, Tanaman kelengkeng diamond river juga dikenal dengan tajuknya kompak, percabangan banyak. Tanaman kelengkeng ini mempunyai tipe pertumbuhan yang cenderung tumbuh melebar dari pada tumbuh ke atas dan cocok dijadikan tanaman peneduh. Sehingga membuat kelengkeng diamond river ini paling disukai para pembudidaya tanaman dalam pot (tabulampot).

Kelengkeng diamond river termasuk jenis kelengkeng dataran rendah yang terkenal dengan sifat yang genjah. Dari bibit hasil okulasi, tanaman kelengkeng ini sudah bisa berbuah saat berumur 8-12 bulan setelah tanam. Selain itu, tanaman kelengkeng diamond river ini juga dikenal dengan tingkat produktifitas yang tinggi karena mampu berbuah sepanjang tahun dan tidak kenal musim.

Tertarik untuk menghias halaman rumah anda dengan tanaman kelengkeng diamond river, Kami akan berikan ulasan tentang cara tanam dan perawatan tabulampot kelengkeng diamond river agar mampu tumbuh subur dan cepat berbuah.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam menanam tabulampot kelengkeng diamond river agar tumbuh subur, cepat berbuah dan mampu berproduksi tinggi :

1.Pemilihan Bibit
Langkah awal dalam menanam kelengkeng diamond river dalam pot adalah memilih bibit yang berkualitas unggul. Untuk memilih bibit kualitas unggul sebaiknya memilih bibit dari hasil okulasi. Bibit yang dipilih sebiaknya telah berumur minimal 5 bulan dengan satu tunas mata tempel yang panjangnya minimal 40 cm serta memiliki enam helai daun. Pilihlah bibit kelengkeng diamond river yang memiliki batang yang tegak, daun rindang dan akar yang kuat serta terbebas dari serangan hama dam penyakit.

Bibit Kelengkeng Diamond River

2.Penanaman di Pot
Tabulampot kelengkeng diamond river dapat difungsikan sebagai penghias tanam atau halaman rumah. Adapun Tahapan dalam menanam kelengkeng diamond river dalam pot sebagai berikut :

  • Masukkan pecahan genting kedasar pot, lalu tambahkan media tanam, berupa campuran pasir, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1 hingga mendekati bibir pot. Buat lubang tanam sebasar media tanam bibit.
  • Ambil bibit kelengeng diamond river, lalu sobek atau buka polibagnya menggunakan pisau atau gunting untuk mempermudah mengeluarkan bibit sebasar media tanamanya.
  • Tanam bibit kelengkeng diamond river dan tambahkan media tanam.
  • Siram tanaman kelengkeng diamond river sampai air keluar dari bagian bawah pot.
  • Biarkan tanaman kelengkeng diamond river berada ditempat teduh hingga tumbuh tunas tunas baru. Setelah itu, pindahkan tabulampot ke tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
BACA JUGA :   Bibit Lengkeng Diamond River

3.Tahap Perawatan
Perawatan menjadi salah satu unsur penting dalam menanam tabulampot kelengkeng diamond river karena hal ini berhubungan asupan nutrisi yang akan diterima bibit selama masa pertumbuhan. Adapun perawatan yang perlu diperhatikan antara lain penyiraman, pemangkasan, pemupukan dan tahap panen.

– Penyiraman
Tanaman kelengkeng perlu disiram sebanyak dua kali dalam sehari. yakni pada pagi dan sore hari. Namun, apabila kondisi media tanam masih terlihat basah, proses penyiraman cukup dilakukan satu kali dalam sehari saja.

– Pemangkasan
Proses pemangkasan bertujuan untuk pembentukan kanopi/tajuk tanaman dan pertumbuhan vegetatif yang sehat sebelum berbuah. Selain itu, pemangkasan juga diperlukan pada saat tanaman lengkeng pingpong memasuki masa pembungaan dan pembuahaan untuk mendapatkan jumlah dan kualitas buah yang baik. Adapun tata cara pemangkasan lengkeng diamond river sebagai berikut :

  • Pemangkasan pertama dilakukan 2 bulan setelah bibit ditanam
  • Pemangkasan mengikuti pola 1, 3, 9, 27 dst.
  • Tanda tanaman siap dipangkas yaitu batang berwarna kecoklatan
  • Batang dipangkas 5-10 cm dari ujung pucuk, 2 cm di atas ruas batang terdekat
  • Tinggi tanaman dipertahankan 2,5-3 meter untuk memudahkan perawatan dan pemanenan
  • Tunas air dibuang, karena tanaman yang rimbun menyebabkan tingginya kelembaban sehingga mengundang hama.
BACA JUGA :   Durian Pelangi, Durian Lokal Unggulan Dengan Keunikan Warna dan Rasa yang Tidak ditemukan di Jenis Durian Lainnya

4.Tahap Pemupukan
Tahap pemupukan menjadi unsur yang sangat penting dalam menanam tabulampot kelengkeng diamond river. Proses pemupukan akan mempermudah tanaman kelengkeng diamond river untuk mendapatkan nutrisi – nutisi yang sangat dibutuhkan selama proses pertumbuhan dan pembuahan. Adapun proses pemupukan pada tabulampot lengkeng diamond river sebagai berikut :

Pemupukan sebelum berbuah :

  • Umur 1 tahun : Pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 1 kg/pohon dengan frekuensi 4 kali/tahun dan pemupukan Pupuk Organik sebanyak 10 kg/pohon dengan frekuensi 2 kali/tahun
  • umur 2 tahun : Pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 2 kg/pohon dengan Frekuensi 4 kali/tahun dan Pupuk Organik sebanyak 10 kg/pohon Frekuensi 2 kali/tahun,
  • umur 3 tahun : Pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 2 kg/pohon dengan Frekuensi 4 kali/tahun dan Pupuk Organik sebanyak 10 kg/pohon Frekuensi 2 kali/tahun,
  • umur 4 tahun : Pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 3 kg/pohon dengan Frekuensi 4 kali/tahun dan Pupuk Organik sebanyak 15 kg/pohon Frekuensi 2 kali/tahun,

Pemupukan setelah berbuah :

  • 2 minggu setelah panen : Berikan NPK (20:10:10) dengan dosis 2kg/ph dan Pupuk organik 5 – 10 kg/ph. Hal ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan baru
  • Ketika tangkai bunga sudah muncul : berikan NPK (15:15:15) dengan dosis 1 kg/ph bertujuan untuk membantu pembentukan buah
  • Ketika buah terbentuk : berikan NPK (15:15:15) engan dosis 1 kg/ph bertujuan untuk membantu perkembangan buah
  • Sebulan setelah pemupukan pembentukan buah : Berikan NPK (12:12:21) 1 kg/ph bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas buah
Tanaman Kelengkeng Diamond River

5.Tahap Panen
Dengan perawatan yang baik, tanaman kelengkeng diamond river sudah dapat mulai berbuah pada umur 8 bulan hingga 1,5 tahun. Adapun masa pematangan buah kelengkeng diamond river berkisar antara 4 – 5 bulan setelah bunga mekar. Proses Pemanenan buah lengkengdiamond river sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Pemanenan dilakukan dengan alat yang dapat memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting panen bertangkai panjang.

BACA JUGA :   Lengkeng Itoh VS Lengkeng New Kristal, Tanaman Lengkeng Mana Yang Lebih Unggul?

Cabang tanaman kelengkeng diamond river sangat mudah patah sehingga harus dibuatkan penyangga. Penyangga dapat dibuat pada saat tanaman berumur setahun, dan diperbaiki pada umur 2 tahun. Untuk tanaman berumur 1 tahun, dipasang 4 tonggak setinggi 2 m di sekeliling tanaman dengan jarak 80-100 cm dari batang. Pasang galang pada tonggak sebanyak 2 susun.

Demikianlah informasi tentang cara menanam dan merawat tanaman kelengkeng diamond river agar mampu tumbuh subur, cepat berbuah dan produktif. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat untuk kita semua. Selamat Mencoba.


kata terkait,
kelengkeng diamond river, tanaman kelengkeng diamond river, budidaya kelengkeng diamond river, menanam kelengkeng diamond river, cara tanam kelengkeng diamond river, perawatan kelengkeng diamond river, pemupukan kelengkeng diamond river, penyiraman kelengkeng diamond river, panen kelengkeng diamond river, tabulampot kelengkeng diamond river, panduan budidaya kelengkeng diamond river,

Leave a Reply

Theme by Anders Norén