Tanaman Holtikulturan

5 Cara Menanam dan Merawat Mangga Chokanan Dalam Pot Agar Mampu Berbuah Sepanjang Tahun

5 Cara Menanam dan Merawat Mangga Chokanan Dalam Pot Agar Mampu Berbuah Sepanjang Tahun

Cara Tanam Mangga Chokanan

Cara Menanam Mangga Chokanan – Mangga Chokanan merupakan salah satu jenis mangga unggulan yang berasal dari negara Thailand. Mangga chokanan menjadi salah satu jenis mangga yang cukup banyak diminati petani Indonesia. Yups, buah mangga chokanan dikenal dengan citarasa yang sangat manis seperti madu sehingga tak heran jika mangga chokanan ini sering juga disebut sebagai mangga madu. Buah Mangga Chokanan berbentuk lonjong dengan salah satu sisi lebih besar. kulit buahnya berwarna kuning cerah saat sudah matang. Daging buahnya berwarna kuning cerah, tebal dengan ukuran biji sedang.

Tanaman mangga chokanan termasuk jenis mangga yang paling mudah berbuah di tabulampot (genjah). Dalam kurun waktu 1-2 tahun setelah tanam dengan menggunakan bibit hasil okulasi atau cangkok, tanaman mangga ini sudah mulai menghasilkan bunga dan buah. Selain itu, tanaman mangga chokanan juga dikenal dengan tingkat produktifitasnya yang tinggi dan memiliki kemampuan berbuah sepanjang tahun.

Selain dibudidayakan dalam skala bisnis, mangga chokanan ini juga sangat cocok untuk dijadikan hiasan dipekarangan rumah sebagai tabulampot. perawatannya juga tergolong mudah dan tidak ribet. Tertarik untuk menanam mangga chokanan di dalam pot.

Syarat Tumbuh

  • Mangga Chokanan dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah dan menengah dengan ketinggian tidak lebih dari 600 mdpl.
  • Suhu ideal untuk pertumbuhan tanaman Mangga Chokanan adalah 24-30 derajat celcius dan curah hujan sekitar 750-2000 mm/tahun.
  • Bibit Mangga Chokanan sebaiknya ditanam pada daerah yang memiliki bulan basah rata-rata 2-4 bulan dan bulan kering rata-rata 8-10 bulan.
  • Haltersebut dikarenakan Mangga Chokanan akan mudah terserang hama dan penyakit serta bunga atau buah akan mengalami kerontokan jika bibit ditanam pada daerah basah yang banyak turun hujan.
  • Tanaman Mangga Chokanan menyukai jenis tanah yang gembur mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang seimbang serta banyak mengandung unsur hara.
  • Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk penanaman mangga chokanan adalah sekitar 5,5-8. Jika pH dibawah 5,5 sebaiknya media tanam (tanah) diberikan kapus dolomit.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam menanam mangga chokanan dalam pot agar tumbuh subur dan berbuah sepanjang tahun :

BACA JUGA :   Inilah 5 Cara Praktis Teknik Sambung Sisip Pada Tanaman Secara Baik dan Benar Agar Mampu Menghasilkan Bibit Yang Berkualitas

1.Pemilihan Bibit
Hal pertama yang harus dilakukan dalam menanam mangga chokanan dalam pot adalah memilih bibit yang berkualitas unggul. Hal ini dikarenakan bibit tanaman mangga chokanan yang berkualitas akan menghasilkan buah yang berkualitas juga. beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :

  • Pilih bibit mangga chokanan yang baik yakni mempunyai batang bawah sehat dan mempunyai produktifitas tinggi.
  • Tinggi bibit mangga chokanan berkisar antara 60-80 cm dan berdiameter 1-1,5 cm.
  • Batang bibit mangga chokanan berwarna hijau tua kecoklatan serta bentuk batang lurus dan tidak bercabang.
  • Warna daun bibit mangga chokanan hijau mengkilat dan membentuk tiga flush.
  • Bibit mangga chokanan yang dipilih sebaiknya sudah berumur lebih dari 6 bulan,
  • Selain itu, pilihlah bibit mangga chokanan yang terbebas dari serangan hama penyakit dan tidak cacat.

2.Penanaman di Pot
Siapkan pot berukuran cukup besar dengan diameter sekitar 60 cm. Siapkan pula media tanam berupa campuran tanah, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1, lalu campurkan ketiga bahan tersebut hingga rata. Biarkan selama sekitar 3 hari agar media tanam kembali bersifat normal. Berikut tahap penanaman bibit mangga chokanan di dalam pot :

  • Masukkkan potongan batu bata ke dasar pot agar media tanam tidak terbawa bersama air siraman. kemudian masukan campuran media tanam yang telah dipersiapkan hingga mendekati bibir pot.
  • Lepas polibag dengan menggunting dan tarik perlahan lahan agar tidak merusak tanaman. Tanah yang menempel pada akar tetap dibiarkan ikut masuk ke dalam pot.
  • Masukkan bibit mangga chokanan ke dalam pot, atur posisinya hingga tepat.
  • Urug bagian yang kosong dengan campuran media tanam hingga mendekati bibit pot.
  • Lakukan penyiraman media sehingga memadat secara alami.
  • Biarkan tabulampot mangga chokanan berada ditempat yang teduh hingga muncul tunas-tunas baru, kemudian pindahkan kebagian halaman yang terpapar sinar matahari.
Bibit mangga Chokanan

3.Tahap Pemeliharaan
Agar tanaman mangga chokanan mampu tumbuh subur dan mampu bebuah dengan optimal, oleh karena tanaman mangga chokanan harus mendapatkan perawatan yang intensif, meliputi penyiraman, penyiangan, penggemburan, dan pemupukkan.

-Penyiraman
Pada awal penanaman harus disiram secara teratur setiap hari, pagi dan sore. Jika media dalam pot cepat kering, terutama saat musim kemarau, penyiraman boleh dilakukan 2 kali sehari. Volume penyiraman jangan berlebihan sebab membuat media tanam keluar dari pot.

BACA JUGA :   Durian Pelangi, Durian Lokal Unggulan Dengan Keunikan Warna dan Rasa yang Tidak ditemukan di Jenis Durian Lainnya

-Penyiangan
Penyiangan pada tanaman mangga chokanan biasa dilakukan pada waktu penggemburan dan pemupukan. gulma dicabut dengan menggunakan tangan. Penggemburan dilakukan pada awal musim hujan.

-Pemangkasan
Tahap pemangkasan ini biasanya bertujuan untuk merangsang tunas baru muncul secara bersamaaan dan mencapai umur dewasa dalam waktu yang sama pula, tanaman bebas dari cabang parasut (cabang yang daunnya tidak terkena sinar matahari langsung), membentuk tajuk tanaman yang terbentuk bulat seperti payung terbuka, mengurangi kelembapan, percabangan kokoh dan tersebar merata keseluruh penjuru angin, serta mempercepat tanaman berbuah. Tata cara pemangkasan sebagai berikut.

  • Pemangkasan tanaman mangga chokanan dilakukan apabila tanaman mangga sudah setinggi sekitar 80 – 100 cm.
  • Pangkas tanaman tepat pada batas bidang hijau dan cokelat untuk merangsang pertumbuhan tunas. Pilih tiga tunas seragam yang tumbuh dari ketiak yang berada.
  • Pangkas sebagian cabang tanaman dan tinggalkan minimal 3 – 4 cabang yang tumbuh sehat, kekar, tidak bersilangan dan membentuk sudut 90 – 120 derajat Celcius.
  • Ulangi pemangkasan batang pokok jika tunas yang tumbuh pada bidang pangkasan hanya satu cabang.
  • Lakukan pemangkasan berikutnya jika cabang yang dipelihara telah mencapai 1 m atau 3 – 6 bulan setelah pemangkasan pertama, sepeti syarat dan tata cara pemangkasan pertama.
  • Lakukan pemangkasan (pemeliharaan) berikutnya pada tanamn usia produktif. Cabang-cabang atau tunas liar yang tumbuh tidak pada tempatnya (misalnya dibawah percabangan pertama) harus dibuang. Demikian pula cabang cabang air, ranting, atau tunas yang sakit harus dipangkas supaya lingkungan mahkota daun dapat ditembus sinar matahari.
  • Usahakan tinggi tanaman tidak lebih dari 5 – 6 m untuk memudahakan perawatan serta bagian tanaman hampir seluruhnya mendapat sinar matahari langsung (tidak menjadi lingkungan tumbuh cendawa).
Tabulampot Mangga Chokanan

4.Tahap Pemupukan
Tahap pemupukan bertujuan agar tanaman mangga chokanan dapat tumbuh sehat dan optimal, buah rimbun , tidak cacat (berbela), dan rasanya manis. Berikut ini beberapa tips pemupukan :

  • Tanaman umur 3 – 4 bulan : pemupukan dengan pupuk urea sebanyak 100 – 150 g per pohon. Caranya, pupuk ditaburkan tipis pada parit secara melingkar di bagian bawah lingkaran tajuk dan ditimbun tanah, kemudian diairi sesegera mungkin.
  • Tanaman umur 1 tahun : Berikan pupuk kandang sebanyak 15 kg perpohon. Pemupukan tersebut diberikan enam bulan sekali, yakni pada awal dan akhir musim hujan. Cara pemupukan dengan membenamkan pupuk dalam parit melingkari batang pohon (dibawah tajuk tanaman). Setelah pupuk dimasukkan, tanah diaduk-aduk dengan cangkul supaya tercampur merata dangan tanah dibawahnya, lalu parit ditutup tanah.
  • Tanaman menjelang berbunga : tanaman mangga yang siap berbunga membutuhkan pupuk dengan komposisi fosfor dan kalium yang tinggi. Tujunnya untuk merangsang pembungaan. Berikan NPK 15:15:15 sebanyak 1 – 2 kg/ pohon ditambah NPK 8:24:24 atau NPK 1:30:40 sebanyak 100 – 200 g/pohon atau NPK 8:16:24 dengan dosis 100 – 150 g/pohon.
Mangga-chokanan

5.Tahap Panen
Memanen buah mengga tidak sampai masak pohon, yang penting buah harus tua (green mature). Pada mangga chokanan, fase gree mature dicapai ketika berumur 70 hari setelah buah berbentuk. Ciri-ciri buah mangga yang siap panen, antara lain :

  • bentuk buah sudah padat berisi, terutama dibagian dekat pangkal buah,
  • bila buah diketuk dengan jari akan terdengar suara nyaring,
  • telah terjadi perubahan warna kulit buah dari hijau menjadi kuning untuk mangga chokanan,
  • Tekstur kulit berubah menjadi halus dan lapisan bedak pada kulit semakin tebal.
BACA JUGA :   4 Produk Olahan Makanan Durian Duri Hitam Yang Bercita Rasa Lezat, Nikmat dan Bermanfaat Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Pemanenan idealnya dilakukan pada pukul 09.00 – 15.00 karena pada waktu tersebut tekanan turgor rendah sehingga getah mangga tidak banyak keluar.

Demikianlah informasi tentang cara menanam mangga chokanan di dalam pot dengan baik dan benar. Agar tabulampot mangga chokanan dapat tumbuh dengan subur dan cepat berbuah diperlukan beberapa perawatan secara intensif antara lain : penyiraman, penggemburan dan pemupukan. Semoga bermanfaat.


kata terkait,
mangga chokanan, buah mangga chokanan, tanaman mangga chokanan, tabulampot mangga chokanan, cara tanam mangga chokanan, budidaya mangga chokanan, mangga chokanan dalam pot, pemupukan mangga chokanan, perawatan mangga chokanan, panen mangga chokanan, penyiraman mangga chokanan, pemangkasan mangga chokanan,

Leave a Reply

Theme by Anders Norén