3 Trik Mudah Membuat Tanaman Cabai Mampu Tumbuh Tegak dan Kekar

3 Trik Mudah Membuat Tanaman Cabai Mampu Tumbuh Tegak dan Kekar

Cabe termasuk salah satu jenis tanaman yang sangat populer id masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu tanaman sayur, cabe juga dapat ditanam sebagai tanaman hias. Selain membuat rumah semakin sejuk, memiliki tanaman cabai dapat dimanfaatkan buahnya saat masa panen tiba. Tanaman cabe juga dapat ditanam di tanah langsung, selain itu, tanaman cabai juga dapat ditanam di dalam pot.

Dalam bertanam cabe, terkadang ditemukan kasus tanaman cabai tidak mampu menopang bagian atas sehingga tumbuh tidak tegak sempurna. Jika tanaman cabe tidak tumbuh optimal, tentunya buah yang dihasilkan juga tidak maksimal.

sayuran cabe

Nah, salah satu trik untuk menghasilkan tanaman cabai yang mampu tumbuh tegak dan kekar adalah perampelan. Dalam proses perampelan Ada tiga bagian tanaman cabai muda yang harus rampel agar mampu menghasilkan tanaman cepat besar dan kekar.

Berikut ini adalah 3 trik mudah proses perampelan yang harus dilakukan pada tanaman cabe :

1. Tunas di Ketiak Daun

Sebaiknya, jangan membiarkan tunas-tunas yang muncul di ketiak daun. Tunas tersebut harus dirampel agar pertumbuhan vegetatif tanaman dapat diatur. Dengan begitu, suplai makanan bisa dialirkan untuk membentuk pertumbuhan tanaman yang tegak dan kekar sampai tumbuh percabangan utama. Apabila tunas dibiarkan begitu saja, aliran makanan tersebut akan terbagi-bagi.

Biasanya, tunas-tunas yang muncul di bagian ketiak daun ketika tanaman berumur 8–12 hari setelah tanam (jika ditanam di dataran rendah) dan 15–20 HST (di dataran tinggi). Pertumbuhan tunas akan terjadi lebih cepat ketika memasuki musim hujan. Proses perampelan ini harus dilakukan dengan tangan yang bersih agar tidak menyebabkan masalah baru

2. Bunga Pertama Yang Tumbuh di Percabangan Utama

Perampelan bunga pertama yang tumbuh di percabangan utama bertujuan mengalirkan suplai makanan untuk membentuk daun sebagai dapur makanan. Selain itu, pemangkasan ini berfungsi menunda tumbuhnya bunga dan buah ketika tanaman belum kuat. Apabila hal ini tidak dilakukan, kemungkinan besar tanaman belum mampu menopang sehingga tanaman cenderung merunduk.

Setelah tanaman kekar, bunga kedua atau ketiga sudah bisa Anda pelihara sebagai buah. Dengan begitu, tanaman tetap dapat tumbuh tegak meski banyak buah yang sudah tumbuh di atasnya.

cabe

3. Daun di Bawah Cabang Utama

Daun-daun di bawah cabang utama tidak berfungsi sebagai penyedia makanan dan sangat sensitif terhadap serangan Cerospora capsici. Oleh karena itu, daun-daun ini sebaiknya dirampel.

Perampelan dilakukan ketika tajuk tanaman sudah optimal, yakni ketka tanaman cabai berusia minimal 75–80 HST di dataran rendah dan menengah atau ketika berumur 90–100 HST untuk tanaman yang tumbuh di dataran tinggi. Namun, pada dasarnya pertumbuhan cabai sangat bergantung pada varietas yang digunakan sehingga Anda juga harus menyesuaikan kondisi pertumbuhan dengan varietas.

Demikianlah informasi tentang tips mudah agar tanaman cabe mampu tumbuh subur dan kekar. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *